News Rabu, 11 Februari 2026 | 12:02

Kementerian Pertahanan Latih 4.000 ASN Jadi Komcad

Lihat Foto Kementerian Pertahanan Latih 4.000 ASN Jadi Komcad Kemenhan Latih 4.000 ASN Jadi Komcad.(Foto:Istimewa)

Jakarta – Sebanyak 4.000 aparatur sipil negara (ASN) akan direkrut dari 49 kementerian dan lembaga untuk menjalani pelatihan sebagai Komponen Cadangan (Komcad). Program ini menjadi bagian dari penguatan sistem pertahanan semesta.

Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan mengatakan keterlibatan ASN dalam Komcad merupakan wujud partisipasi seluruh komponen bangsa dalam pertahanan negara.

“Jadi salah satu bentuk kesemestaan pertahanan kita itu adalah seluruh komponen bangsa terlibat di dalam pertahanan negara, salah satunya melalui bentuk komponen cadangan, dan kita harapannya bisa menjadikan seluruh ASN Komcad,” kata Donny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.

Kementerian Pertahanan telah meminta nama-nama ASN dari masing-masing kementerian dan lembaga untuk mengikuti proses seleksi. Mereka yang lolos akan menjalani pelatihan selama kurang lebih dua bulan.

Donny memastikan pelatihan tersebut tidak akan mengganggu tugas kedinasan para ASN. Setelah menyelesaikan pelatihan, mereka akan kembali menjalankan tugas seperti biasa.

“Ini hanya sekitar dua bulan mereka mendapatkan pelatihan Komcad, setelah itu kembali lagi melaksanakan tugas sebagai ASN. Jadi tidak ada halangan ataupun konflik dari tugas-tugas mereka nantinya,” ujarnya.

Komponen Cadangan diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Dalam Pasal 28 ayat (2) disebutkan bahwa Komcad merupakan bentuk pengabdian yang bersifat sukarela.

Sementara Pasal 37 ayat (1) menyatakan calon Komcad yang berasal dari unsur ASN dan pekerja atau buruh tetap memperoleh hak ketenagakerjaannya selama menjalani pelatihan dasar kemiliteran dan tidak menyebabkan putusnya hubungan kerja dengan instansi atau perusahaan tempat bekerja.[]

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya