News Selasa, 26 Juli 2022 | 16:07

PGI Sayangkan Kesalahan Fatal Tulisan soal Agama Kristen di Buku Pendidikan Pancasila

Lihat Foto PGI Sayangkan Kesalahan Fatal Tulisan soal Agama Kristen di Buku Pendidikan Pancasila Foto: pgi.or.id
Editor: Tigor Munte

Jakarta -  Beredarnya buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SMP Kelas VII, tulisan Zaim Uchrowi dan Ruslinawati sejak Tahun 2021, Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyatakan penyesalannya. 

Dalam buku terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada 2021 ini terdapat kekeliruan yang sangat fatal mengenai ajaran Kristen, yakni halaman 79, topik penjelasan tentang Kristen Protestan. 

Kesalahan tersebut sangat mendasar dalam konsep ketuhanan dan trinitas seturut agama Kristen Protestan. 

Terkait dengan itu, pada Selasa, 26 Juli 2022, PGI telah mengirimkan surat keberatan kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. 

Surat ditandatangani oleh Ketua Umum PGI, Pdt Gomar Gultom, dan Sekretaris Umum PGI Pdt Jacklevyn J. Manuputty.

Tulisan di buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan terbitan Kemendikbudrsitek. (Foto: Ist)

PGI meminta buku tersebut ditarik dari peredaran dengan penjelasan seperlunya kepada sekolah-sekolah yang sudah sempat menggunakannya.

Menyarankan kepada Menteri Pendidikan agar muatan kurikulum terkait Pancasila dan Kewarganegaraan, sebaiknya dibebaskan dari tafsir agama. 

"Untuk itu, sebaiknya buku-buku pegangan maupun pelajarannya tidak memasuki aspek dogma/ajaran mengingat beragamnya denominasi di kalangan umat beragama. Kalaupun harus menjelaskan tentang agama, cukuplah menyebutkan sejarah ringkas dan aspek nilai-nilai etikanya saja," kata Jeirry Sumampow selaku Kepala Humas PGI dalam pernyataan tertulis diterima Opsi. id, Selasa, 26 Juli 2022.

PGI juga mengusulkan agar melibatkan kelembagaan dengan otoritas resmi seperti PGI untuk turut menelisik draft yang sementara dikerjakan terkait pokok agama Kristen, sebelum mencapai tahap finalisasi untuk diterbitkan. []

 

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya