Daerah Kamis, 07 Juli 2022 | 14:07

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria di Blitar Pilih Bunuh Diri

Lihat Foto Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria di Blitar Pilih Bunuh Diri Bunuh diri minum racun. (Foto: Opsi/Ilustrasi)
Editor: Rio Anthony

Blitar - Seorang pria berinisial FS (45) di Blitar ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri. FS diduga bunuh diri dengan cara meminum racun serangga.

Korban merupakan warga Kecamatan Wlingi. Ia diduga mengakhiri hidupnya akibat penyakit yang dideritanya. Hal tersebut diketahui dari kondisi korban saat meninggal dan surat wasiat yang ditinggalkannya.

"Sesuai dengan laporan yang kami terima, benar telah ditemukan mayat atas nama FS di Kecamatan Wlingi. Meninggal karena bunuh diri," ujar Kasi Humas Polres Blitar, Iptu Udiyono pada detikJatim, Rabu 6 Juli 2022.

Udiyono menjelaskan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh istrinya M (44) di belakang rumah. Kondisi korban saat ditemukan sudah dalam posisi tergeletak.

Mengetahui suaminya meninggal, istri korban pun menangis dan memberi tahu hal tersebut ke tetangganya. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Wlingi.

"Awalnya saksi mencari rumput untuk pakan ternak, kemudian mencari suaminya. Tak jauh dari kandang, saksi melihat korban tengkurap dan sudah dalam keadaan meninggal," tutur Udiyono.

Udiyono mengatakan korban diduga bunuh diri karena terdapat busa di mulutnya. Selain itu, ditemukan juga bekas botol racun serangga dan beberapa obat-obatan di sekitar korban.

"Kemungkinan bunuh diri dengan meminum racun serangga. Karena ada bekas botol racun serangga dan beberapa obat-obatan milik korban," tandas Udiyono.

Korban juga diketahui meninggalkan surat wasiat sebelum mengakhiri hidupnya. Melalui surat wasiat tersebut korban diduga bunuh diri akibat penyakit yang dideritanya sejak bertahun-tahun tidak kunjung sembuh.

"Dik wis 3 tahun punjul aku ngombe obat tidur. Loroku ora mari mari malah nemen. Ki sak enek e obat tak ombe kabeh ben iso turu. Tekan malang barang (Dik, sudah 3 tahun lebih aku minum obat tidur. Sakitku tidak sembuh malah sebaliknya. Ini seadanya obat-obat sudah saya minum semua biar bisa tidur. Dari Malang juga, dik)," demikian isi surat wasiat korban.

Udiyono mengungkap korban sejak 3 tahun lalu menderita sakit kepala yang tak kunjung sembuh. Korban juga mengalami susah tidur.

"Korban sejak 3 tahun yang lalu sudah menderita sakit tidak bisa tidur dan mengeluhkan pusing," kata Udiyono.

Udiyono juga mengatakan bahwa korban sebelumnya telah berobat ke RSUD Ngudi Waluyo hingga Syaiful Anwar Malang. Namun, penyakitnya tak kunjung sembuh, justru tambah parah.

Jenazah korban saat ini telah diberikan korban usai olah TKP. Keluarga korban juga telah menerima kematian FS.

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya