Manggarai – Pemerintah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Kesehatan merilis jumlah angka kematian Ibu dan anak selama 4 tahun terakhir.
Informasi itu disampaikan ketua panitia kegiatan Diseminasi Hasil Kajian Audit Maternal Perintal Surveilans dan Respond ( AMP-SR), Maria Yasinta Tanggu di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai, Kamis 9 Desember 2021.
Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut mendengar langsung jumlah angka kematian Ibu dan anak di daerah itu.
Jumlah kasus kematian Ibu dari kurun waktu 4 tahun terakhir cenderung meningkat. Tercatat pada tahun 2017-2021 ada 40 kasus.
Sedangkan kasus kematian bayi fluktuatif yakni 2017 ada 70 kasus, 2018 ada 83, 2019 turun menjadi 76 kasus dan tahun 2020 kembali naik 85 kasus dan terakhir tahun 2021 ada 83 kasus total angka kematian bayi selama 4 tahun di daerah itu ada 397 kasus.
Merespon hal tersebut Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut berharap persoalan itu segera diatasi dan meminta Dinas Kesehatan segera mengidentifikasi penyebab kematian ibu dan bayi.
“Hari ini kita sudah mendengar penjelasan dari Narasumber. Supaya kita tau, apa penyebab kematian ibu dan anak di Kabupaten Manggarai dan di sebelahnya tentu mengedukasi kita semua dan dari kita kepada masyarakat. Tujuannya menekan angka kematian Ibu dan anak,” ujar Wabup Heribertus.
Menurutnya persoalan utama dalam menekan kasus tersebut adalah peningkatan kapasitas dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pelayanan dan kesehatan.
Selain itu persoalan lainnya adalah masalah minimnya sarana dan prasarana di bidang kesehatan. Namun demikian Wabup Heribertus mengaku mengalami kendala keterbatasan keuangan daerah.
Dengan demikian Wabup Heribertus meminta meminta semua stack holder terlibat langsung menangani persoalan tersebut.
“Jangan habis dengan omong terus tetapi pulang dari sini harus action. Alirkan kebaikan selagi Negara memberi ruang dan kesempatan untuk kita. Pastikan sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat. Tunjukan itu kepada rakyat,” tegas Wakil Bupati Manggarai itu di depan Nakes. []




