Publikasikan Kegiatan Pembangunan, Pemkab Tolikara Gandeng Sejumlah Media Massa

Tanggal:

Jayapura – Untuk penyebarluasan informasi kebijakan dan kegiatan pembangunan di Kabupaten Tolikara, Pemkab Tolikara kembali menjalin kerja sama dengan sejumlah media massa.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan MoU dengan pimpinan media massa, antara lain Cenderawasih Pos, TVRI, Jaya TV, dan beberapa media elektronik dan media online lainnya. 

Penandatanganan MoU digelar di Aula Graha Pena Papua, Selasa (31/3/2026) malam.

Dihadiri langsung Bupati Tolikara Willem Wandik, SSos, Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara, Dr. Yosua Noak Douw.

Hadir juga Ketua TP PKK Kabupaten Tolikara Ny. Elisabeth F. Wandik yang juga Kepala Bappeda Kabupaten Tolikara, dan Kepala Dinas Komdigi Tolikara Derwes Jikwa. 

Kepala Dinas Komdigi Derwes Jikwa mengungkapkan bahwa penandatanganan kerja sama Pemkab Tolikara  dengan pimpinan media ini, merupakan yang kedua kalinya di bawah pimpinan Bupati Willem Wandik. 

“Kami menjalin kerja sama dengan beberapa media massa ini untuk penyebarluasan informasi kegiatan pembangunan yang dijalankan di Kabupaten Tolikara,” katanya.

“Agar masyarakat mengetahui kebijakan dan program pembangunan yang sudah dilaksanakan di Tolikara,” imbuhnya. 

Bupati Tolikara Willem Wandik, S. Sos memberikan apresiasi kepada sejumlah media massa yang sudah bekerja sama dan membantu publikasi kegiatan pembangunan di Tolikara. 

Menurut Bupati, penandatanganan MoU ini juga jadi sarana untuk jaga silaturahmi dengan pimpinan dan awak media. 

“Puji syukur kepada Tuhan, kita bisa hadir untuk melakukan penandatanganan MoU ini. Semoga ke depan bisa terus ditingkatkan dan berjalan lancar,” ujarnya. 

Bupati mengaku Pemkab Tolikara terbuka untuk menerima kritikan atau masukan demi kemajuan pembangunan di Tolikara.  

Namun di satu sisi, kritikan yang tidak disertai data yang akurat, bisa menjadi fitnah yang berbahaya. 

Oleh karena itu, diharapkan peran media massa ini untuk bisa membantu meluruskan informasi yang tidak benar, yang berkembang di tengah masyarakat. 

“Kami harapkan media massa ini bisa membantu Pemkab Tolikara  meluruskan informasi, atau mengcounter fitnah dengan berita yang benar,” ujar Bupati Willem Wandik. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara, Dr. Yosua Noak Douw menambahkan, tipe masyarakat di Kabupaten Tolikara ada yang suka membaca. Tapi ada juga yang hanya suka mendengar atau menonton. 

Oleh karena itu, kerja sama ini selain dengan media cetak juga dengan media elektronik, baik RRI maupun TVRI. 

“Saya harapkan semua kegiatan pimpinan daerah ini bisa di back-up untuk diinformasikan atau diberitakan kepada publik,“ ujarnya. 

Diakui Sekda, peran media massa ini sangat penting untuk meluruskan informasi yang tidak benar. 

Karena itu, salah satu tujuan kerja sama dengan media ini adalah untuk menyikapi informasi yang tidak tepat yang berkembang di masyarakat, agar bisa diluruskan. 

“Tidak boleh ada pembiaran informasi yang tidak jelas dan tidak bisa dipertanggungjawabkan beredar di tengah masyarakat, karena ini bisa berbahaya,” tandasnya. 

Pimpinan Redaksi Cenderawasih Pos Lucky Ireeuw, mewakili pimpinan media massa  yang hadir,  memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Tolikara.

Karena selama ini sudah menjalin kerja sama dengan media massa, salah satunya dengan Cenderawasih Pos. 

Menurut Lucky Ireeuw, tidak semua pemerintah daerah menyadari pentingnya kerja sama media massa dalam penyebarluasan informasi pembangunan. 

Dengan berani transparan dan mempublikasikan kebijakan dan kegiatan pembangunan, Pemkab Tolikara dinilai sebagai pemerintahan yang kredibel. 

“Pemerintah sudah kerja, melaksanakan kegiatan pembangunan. Tapi kalau tidak dipublikasikan dengan baik, masyarakat tidak akan tahu apa yang sudah dilakukan pemerintah daerah,” ujarnya. 

Tak hanya itu, menyikapi banyaknya media sosial yang sering mengupload berita tanpa verifikasi atau menganut kaidah jurnalistik, tentunya juga bisa berbahaya dan bisa menyesatkan masyarakat. 

Karena itu, kerja sama dengan media mainstream ini sangat penting,  untuk memberikan akurasi berita yang tepat kepada masyarakat. 

“Media mainstream ini ada standar jurnalistiknya, ada kode etik, cek dan ricek sebelum berita dipublikasikan,” tandasnya.  [Diskomdigi Tolikara]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bagikan berita:

spot_imgspot_img

Populer

Baca Berita Lain
Terkait

Video Mesum 19 Detik Biduan Sambas Viral di Medsos

Sambas, Opsi.id - Aksi biduan di Kabupaten Sambas, Kalimantan...

Piala FA: Manchester City Bantai Liverpool 4-0, Haaland Hattrick 

Inggris - Manchester City membantai 4-0 Liverpool dalam laga...

Cockpit+ Resmi Lanjutkan Estafet Cockpit Band

Jakarta - Tahun 2026 menjadi titik balik bagi perjalanan...

Jelang Album Baru, The Brandals Rilis Single Di Pinggir Marjin

Jakarta - Setelah merilis single pertama mereka Jari Kasar...