Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberikan bonus berupa uang kepada para atlet peraih medali di SEA Games 2025 Thailand.
Penyerahan digelar di Istana Negara, Jakarta pada Kamis, 8 Januari 2025.
Atlet perorangan peraih medali emas mendapat bonus Rp 1 miliar, medali perak Rp 315 juta, dan medali perunggu Rp 157,5 juta.
Sedangkan untuk atlet ganda peraih medali emas mendapat bonus Rp 800 juta, medali perak Rp 252 juta, dan medali perunggu Rp 126 juta.
Atlet beregu peraih medali emas mendapat bonus Rp 500 juta, medali perak Rp 220,5 juta, dan medali perunggu Rp 110,25 juta.
Para pelatih juga mendapatkan bonus, diantaranya pelatih perorangan/ganda yang atletnya meraih medali emas mendapatkan bonus Rp 300 juta, medali perak Rp 126 juta, dan medali perunggu Rp 63 juta.
Sedangkan untuk pelatih beregu yang atletnya meraih medali emas mendapatkan bonus Rp 400 juta, medali perak Rp 189 juta, dan medali perunggu Rp 94,5 juta.
Prabowo katakan, bonus yang diberikan negara kepada atlet berprestasi bukanlah sekadar bentuk pembayaran, melainkan amanah dan tabungan masa depan.
“Kalau kita memberi penghargaan berupa uang, maksudnya itu adalah justru untuk menjadi tabunganmu dalam masa-masa yang akan datang, bukan hanya kita seolah membayar upah, tidak. Ini adalah penghargaan,” ujar Prabowo.
Prabowo tegaskan, pencapaian atlet di tingkat internasional merupakan hasil dari pengorbanan besar, mulai dari waktu, tenaga, hingga kenyamanan hidup yang seharusnya dapat mereka nikmati di usia muda.
Dia juga menyoroti pentingnya ketangguhan mental para atlet yang berlaga di panggung internasional.
“Menjadi atlet itu membutuhkan mental yang khusus. Menjadi atlet yang dipilih di kancah internasional itu mentalnya lebih khusus lagi. Orang yang tidak punya semangat tidak mungkin bisa tampil di tingkat internasional,” tukas dia.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memastikan seluruh bonus atlet dan pelatih disalurkan secara transparan dan langsung kepada penerima.
Selain bonus, Menpora menjelaskan bahwa Kemenpora juga membekali atlet dan pelatih dengan literasi keuangan sesuai arahan Presiden.
Literasi keuangan diberikan kepada hampir 400 pelatih dan para atlet selama kurang lebih 1,5 jam.
"Ini sesuai dengan arahan presiden bahwa bonus ini adalah amanah untuk masa depan mereka yang harus dijaga,” kata Erick.
Prabowo berpesan agar para atlet menggunakan bonus yang diterima secara bijak dan bertanggung jawab.
“Saya titip sama saudara-saudara, saudara masih muda, jangan dipakai untuk yang tidak positif. Berbuat yang baik, tabung untuk orang tua, untuk dirimu,” pungkasnya. []