News Kamis, 29 Januari 2026 | 10:01

Operasi Modifikasi Cuaca Dikritisi, Pramono Anung: Ada yang Pengin Jakarta Banjir

Lihat Foto Operasi Modifikasi Cuaca Dikritisi, Pramono Anung: Ada yang Pengin Jakarta Banjir Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menghadiri pengukuhan Gubernur BI wilayah DKI Jakarta di Hotel Arya Duta, Jakarta, Senin, 19 Januari 2026. Foto: Morteza Syariati Albanna.

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan tidak semua pihak senang jika ibu kota berhasil mengurangi persoalan banjir, salah satunya melalui metode Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang digencarkan oleh Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta.

Menurut dia, ada juga warga atau pihak-pihak lain yang senang, bahkan menginginkan Jakarta dilanda banjir.

"Saya bilang, apa yang saya lakukan tentunya ada yang senang, ada yang enggak senang. Termasuk modifikasi cuaca. Enggak semuanya orang itu senang bahwa Jakarta enggak banjir. Itu juga ada yang pengin Jakarta banjir," kata Pramono Anung di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, dikutip Kamis, 29 Januari 2026.

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu menganggap kritikan perihal OMC dinilai buang-buang duit alias anggaran sebagai hal wajar. Namun, langkah tersebut diklaim diambil semata-mata untuk kepentingan masyarakat luas, bukan demi kepentingan kelompok tertentu.

"Modifikasi cuaca yang kami jalankan dikritik, enggak apa-apa. Tetapi kan yang saya lakukan ini adalah untuk kepentingan masyarakat, kepentingan publik," ujarnya.

Pramono menjelaskan, tugas utama seorang pemimpin adalah menyelesaikan persoalan, bukan justru menambah masalah.

Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang solutif dan tidak terjebak pada konflik internal.

"Rasanya saya selama menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta, hampir satu tahun, bulan ini saya satu tahun, bulan depan saya satu tahun, rasanya saya enggak pernah marah," katanya.

Dengan begitu, Pramono menyebut pendekatan yang ia gunakan dalam memimpin persoalan banjir Jakarta, mengacu pada prinsip solutif dan strategis lantaran belum tuntas pada periode gubernur sebelumnya.

"Maka kalau dilihat apa yang saya lakukan, semua kebijakan-kebijakan gubernur yang lama, Gubernur DKI Jakarta maksudnya, yang tidak selesai, bismillah saya selesaikan," kata Pramono Anung. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya