Daerah Selasa, 03 Februari 2026 | 11:02

Dua Balita Tewas Tertimbun Longsor di Pangalengan, Rumah Kontrakan Rata Dihantam Material Tanah

Lihat Foto Dua Balita Tewas Tertimbun Longsor di Pangalengan, Rumah Kontrakan Rata Dihantam Material Tanah Bencana tanah longsor menerjang kawasan Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.
Editor: Yohanes Charles

Bandung - Bencana tanah longsor menerjang kawasan Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Minggu siang (1/2/2026), dan menewaskan dua anak balita yang tertimbun reruntuhan rumah kontrakan. Peristiwa tragis itu terjadi saat material tanah dari tebing menghantam bangunan hingga dinding rumah roboh.

Longsor dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di Kampung Mekarsari RT 001 RW 010, Desa Tribaktimulya. Rumah kontrakan yang berada di titik terdampak tak mampu menahan terjangan tanah, menyebabkan bagian bangunan ambruk dan menimpa penghuni di dalamnya.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa dua korban berada di dalam rumah saat longsor terjadi. “Longsoran tanah menghantam bangunan rumah dan menyebabkan dinding roboh. Korban tertimbun material longsoran dan reruntuhan bangunan,” ujarnya.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, membenarkan insiden tersebut dan memastikan kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian. “Benar, telah terjadi bencana alam tanah longsor yang mengakibatkan dua orang anak meninggal dunia. Keduanya tertimbun material bangunan rumah akibat longsoran tanah,” kata Aldi pada Senin (1/2/2026).

Dua balita yang menjadi korban diketahui bernama Aldi Alparuk berusia 3 bulan dan Rere Repania berusia 5 tahun. Keduanya merupakan warga setempat yang tinggal di rumah kontrakan tersebut bersama keluarga mereka.

Menurut Hendra, laporan pertama diterima dari warga sekitar yang melihat bangunan roboh setelah terdengar suara gemuruh dari arah tebing. Polisi dari Polsek Pangalengan segera bergerak menuju lokasi begitu informasi diterima. “Personel langsung ke tempat kejadian perkara, mengamankan area dengan garis polisi, serta meminta keterangan dari para saksi di sekitar lokasi,” jelasnya.

Selain aparat kepolisian, petugas dari pemerintah desa, Satpol PP, serta unsur terkait lainnya juga turun ke lokasi. Warga sekitar turut membantu proses evakuasi dengan peralatan seadanya sebelum petugas datang.

Suasana duka menyelimuti lingkungan Kampung Mekarsari saat proses evakuasi berlangsung. Sejumlah warga terlihat berkumpul di sekitar lokasi longsor, sementara petugas berupaya memastikan kondisi bangunan lain di sekitar titik kejadian serta mendata dampak yang ditimbulkan.

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya