Jakarta - Gelaran South Side Jam Vol. 6 di Kopikina Cikini sukses menghadirkan malam penuh energi dan kehangatan. Acara musik komunitas ini menjadi sorotan dengan penampilan Sisitipsi sebagai bintang utama.
Kesuksesan keriaan ini sekaligus menegaskan kembali peran Kopikina sebagai ruang kreatif yang mempertemukan musisi dan penonton dalam suasana intim.
Sejak awal acara, atmosfer sudah terasa istimewa dengan hadirnya Arya Novanda sebagai pembuka. Musisi peraih AMI Awards itu tampil penuh percaya diri, membawakan repertoar yang menampilkan kepiawaiannya dalam meramu musik dengan nuansa soul dan blues.
Penampilannya berhasil memikat audiens, menciptakan suasana hangat yang menjadi pembuka sempurna sebelum panggung diambil alih oleh Sisitipsi.
Begitu Sisitipsi naik ke panggung, sorak sorai penonton langsung pecah. Band yang memiliki ikatan erat dengan kawasan Cikini ini tampil dengan setlist panjang berisi lagu-lagu populer mereka.
Tembang Lantai Dansa dibawakan sebagai pembuka pesta musik dengan riang, disusul Anak Papi dan Tante Merry yang menghadirkan humor khas Sisitipsi. Lagu Aroma Dia dan Juwita Malam membawa nuansa romantis, sementara Paling Bisa dan Masih Kurang menunjukkan sisi musikalitas yang matang.
Momen spesial hadir ketika mereka membawakan karya terbaru, yakni Lingkaran Setan dan 5mg, yang menjadi rilisan perdana setelah jeda panjang. Kedua lagu ini disambut antusias oleh penonton, menandai fase baru perjalanan musik Sisitipsi.
Malam semakin berkesan dengan dibawakannya lagu Bersulang dan Alkohol yang membuat penonton larut dalam kebersamaan, sebelum ditutup dengan Joni Santai yang menghadirkan nuansa santai namun tetap penuh energi.
Baca juga: Lokasi Konser 40 Tahun Dream Theater Pindah ke Beach City International Stadium
Baca juga: Rendy Pandugo Jadi Artis Pembuka di Konser ambiVert Raisa di Surabaya
Lewat South Side Jam Vol. 6 dengan Arya Novanda sebagai pembuka dan Sisitipsi sebagai penampil utama, Kopikina Cikini kembali membuktikan dirinya sebagai pusat kreativitas yang menghadirkan pengalaman musikal mendalam di jantung budaya Jakarta. []