News Kamis, 23 Juni 2022 | 12:06

Durian Balaki Nias, Bikin Menteri Sandiaga Uno Lelaki Sejati

Lihat Foto Durian Balaki Nias, Bikin Menteri Sandiaga Uno Lelaki Sejati Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (Foto: Tangkapan Layar)
Editor: Tigor Munte

Medan - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mencicipi Durian Balaki khas Nias, Sumatra Utara.

Menteri Sandiaga melakukan kunjungan kerja ke wilayah itu dalam rangka visitasi Desa Wisata Hilisimaetano sejak Rabu, 22 Juni 2022. 

Desa wisata tersebut masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022. 

Desa ini salah satu desa adat tertua di Kabupaten Nias Selatan. Masih terdapat peninggalan sejarah, seperti Batu Megalitik yang ada di jalan masuk desa.

Ada pula susunan rumah adat yang masih terpelihara, Lompat Batu dan atraksi budaya Famadaya Harimao, Maluaya (Tari Perang), Hoho, Fogaele, dan Fo`ere.

Nah, pas selepas menggelar kegiatan di sana, Menteri Sandiaga pun mencicipi Durian Balaki khas Nias tersebut.

"Tadi malam usai beraktivitas, saya bersama team mencoba langsung Durian khas Nias, namanya Durian Balaki. Woww rasanya enak!," tutur Menteri Sandiaga dilansir dari akun Facebook Sandiaga Salahuddin Uno, Kamis, 23 Juni 2022. 

Baca juga:

Kopi Perteguhen Langkat, Menyeruputnya Bikin Hati Senang, dan Hilang Beban

Disebutnya, durian khas Nias memang telah tumbuh dengan sendirinya, tersebar di tanah-tanah hutan Nias, dari utara ke selatan, dari barat hingga ke timur.

"Saya melihat kuliner durian Nias ini dapat menjadi unggulan subsektor ekraf, potensi yang dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya. Kalau kalian ke Nias wajib icip-icip duriannya ya guys, jangan sampe nyesel!" tandas dia.

Durian Nias. (Foto: gunungsitolikota.go.id)

Dalam video singkat yang diunggah, tampak Menteri Sandiaga mencicipi durian bersama tim dari Kemenparekraf.

"Wow, Balaki. Membuat Anda seperti laki-laki," ujar Sandiaga.

Salah seorang di antara yang hadir, warga Nias menyebut Balaki berarti emas. 

"Oh, Balaki artinya emas, bahasa Nias," tutur Sandiaga.

"Karena warna emas dia, Pak. Makanya dibilang Durian Balaki," sahut warga tersebut.

Kepada seorang bernama Lidya yang disebutnya ahli durian, Sandiaga meminta pendapat soal durian tersebut.

Perempuan yang disebut Lidya menyebut durian tersebut enak meski ada pahitnya. "Enak, Pak. Ada pahitnya. Tapi enak, Pak, ada pahitnya," jelas Lidya.

"Durian Balaki dari Nias, membuat Anda menjadi sejati laki-laki," tukas Sandiaga. []



Berita Terkait

Berita terbaru lainnya