Pilihan Minggu, 26 Juni 2022 | 14:06

Floratama Suguhkan Lanskap Alam, Kuliner, Budaya, dan Bukit Doa Sengsara Yesus

Lihat Foto Floratama Suguhkan Lanskap Alam, Kuliner, Budaya, dan Bukit Doa Sengsara Yesus Bukit Doa Kawasan Ziarah Rohani Wato Miten, di Desa Bour, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, NTT. (Foto: lembatakab.go.id)
Editor: Tigor Munte

Jakarta - Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi wisata populer di Indonesia. Tapi Floratama? Ya, dia adalah destinasi gabungan dari Flores, Alor, Lembata, dan Bima.

Floratama dan Labuan Bajo telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai Destinasi Super Prioritas dan Super Premium di Indonesia. 

Pengembangan Floratama - Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas dan super premium bertujuan untuk menjadikan pariwisata kelas dunia sebagai sektor unggulan, sekaligus lokomotif penggerak ekonomi bangsa. 

Dipilihnya Floratama - Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas dan super premium juga diharapkan dapat mengembangkan sekaligus memasarkan produk ekonomi kreatif lokal ke pasar yang lebih luas. 

Caranya dengan meningkatkan kualitas produk ekonomi kreatif di Floratama, agar ke dapannya dapat menembus pasar nasional dan internasional.

Destinasi ini dapat membuka lebih banyak lapangan kerja. Termasuk bagi para pelaku ekonomi kreatif setempat. Floratama memiliki banyak potensi yang bisa digali.

Tidak cuma menawarkan keindahan alam yang tidak berujung, Floratama juga memiliki potensi wisata budaya, kuliner, serta wisata rohani yang menarik untuk dikembangkan.

Wisata Alam

Ingin menikmati keindahan alam seindah lukisan? Flores adalah jawabannya. 

Salah satunya adalah adalah Danau Kelimutu, atau lebih populer dikenal dengan sebutan danau tiga warna. 

Danau Kelimutu memiliki tiga warna air yang berbeda-beda, yakni danau berwarna hijau, putih, dan merah. Di sana juga bisa menyaksikan sunrise yang indah.

Keindahan bawah laut Alor. (Foto: Kemenparekraf)

Bagi yang ingin menikmati keindahan bawah laut, Alor bisa menjadi destinasi tujuan. 

Alor memiliki kurang lebih 42 titik selam yang siap untuk diselami, lengkap dengan keindahan bawah lautnya yang memesona.

Wisata Budaya 

Alor juga menjadi salah satu bagian dari Floratama yang terkenal dengan potensi wisata budaya. Salah satunya di Kampung Adat Takpala.

Kita bisa melihat langsung Rumah Adat Fala Foka, yakni rumah adat panggung berbentuk limas yang beratap alang-alang, berdinding dan berlantai anyaman bambu, serta ditopang empat buah kayu merah.

Jika ke sana, kita akan disambut Tarian Lego Lego. Seluruh masyarakat Kampung Adat Takpala menggunakan pakaian adat dan aksesori pendukung, seperti panah dan busur bagi pria, serta tas fuulak dan gelang bagi wanita saat mementaskan tarian ini.

Wisata Rohani 

Destinasi wisata rohani di Floratama ada di Lembata, tepatnya di Bukit Doa Watomiten. 

Bukit Doa Lembata memiliki 14 patung yang menggambarkan perjalanan kisah sengsara Yesus Kristus, mulai dari Yesus ditangkap, disiksa, disalib, hingga dimakamkan. 

Alih-alih merasa lelah karena melewati banyak anak tangga, kita akan mendapatkan ketenangan jiwa setelah melihat patung Bunda Maria, lengkap dengan panorama alam yang sangat indah.

Wisata Kuliner

Salah satu daerah di Floratama yang dikenal akan wisata kuliner khas dan menggugah selera adalah Bima.

Banyak pilihan makanan khas Bima yang siap menggoyang lidah. Salah satunya Uta Maju Puru. 

Sekilas makanan khas Bima ini mirip dendeng, hanya saja terbuat dari daging rusa yang sangat khas dan nikmat.

Selain Uta Muju Puru, makanan khas Bima yang menarik untuk dicicipi lainnya adalah Uta Palumara Londe. 

Berupa ikan bandeng yang diolah dengan santan dan kaya rempah. [Kemenparekraf]

 

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya