News Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Hashim Nanam Pohon di Tapanuli, TPL Segera Tutup Permanen?

Lihat Foto Hashim Nanam Pohon di Tapanuli, TPL Segera Tutup Permanen? Hashim dan Gubernur Bobby Nasution. (Foto: Ist)
Editor: Tigor Munte

SILANGIT - Hashim Djojohadikusumo yang dikenal sebagai adik Presiden Prabowo Subianto sekaligus Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi ke Tapanuli Utara, Sumut pada Minggu, 11 Januari 2026.

Bersama sejumlah pejabat penting negara ini, mulai dari Gubernur Sumut Bobby Nasution, Wakil Menteri Kehutanan, Wakil Menteri Lingkungan Hidup, dan Wakil Menteri Pertanian, serta delapan orang bupati dari Sumut. 

Ikut hadir Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan. 

Salah satu agenda pentingnya adalah melakukan penanaman 1 juta bibit pohon yang dimulai dari Perkampungan Pemuda HKBP Jetun, Silangit, Siborongborong.

"Kami menanam harapan lewat gerakan sejuta pohon," kata Ephorus Victor Tinambunan.

Menurut dia, menanam pohon bukan sekadar menancapkan bibit ke tanah, melainkan meneguhkan komitmen kepada masa depan. 

"Kehadiran dan tindakan nyata Bapak Hashim hari ini menjadi kesaksian yang terang, cinta pada kelestarian alam dan penghormatan terhadap keragaman hayati bukanlah slogan, melainkan laku hidup," katanya.

Ephorus menyebut keyakinan dirinya, langkah dan kehadiran Hashim dan jajaran kementerian ini juga merupakan sinyal moral yang kuat.

"Bahwa keberpihakan pada kehidupan menuntut keberanian untuk berkata tegas TUTUP TPL secara permanen demi keselamatan ekologi dan generasi mendatang," katanya.

Sebagai Ephorus HKBP kata Victor, dirinya menyatakan dengan penuh keyakinan bahwa HKBP siap berdiri di barisan terdepan dalam gerakan reboisasi, dimulai dari hulu-hulu sungai, dari sumber kehidupan itu sendiri. 

"Janji ini berani saya sampaikan, karena saya percaya, seluruh pelayan dan warga HKBP akan melakukannya dengan sukacita, sebagai wujud iman yang bekerja melalui kasih, dan kasih yang menjaga ciptaan Tuhan," tegasnya.

Hashim pernah secara terbuka menyatakan dukungannya agar operasional PT Toba Pulp Lestari (TPL) dihentikan secara permanen.

Disampaikannya saat perayaan Natal Bersama Gereja-gereja Asal Sumatera Utara di Jakarta Timur pada Senin, 22 Desember 2025.

Saat ini kata dia, pemerintah telah mengambil langkah tegas dengan menutup sementara operasional perusahaan TPL.

Hashim berharap langkah ini menjadi awal dari solusi jangka panjang bagi kerusakan alam di Sumatera Utara.

“Dan saya yakin pemerintah nanti akan betul-betul perhatikan aspirasi masyarakat Sumatera akan hal pabrik Pulp Toba Lestari yang saya dengar sudah ditutup sementara. Mudah-mudahan dan semoga akan ditutup selama-lamanya,” kata Hashim. 

Hashim memahami betul keresahan warga terkait dampak lingkungan yang diduga akibat operasional industri besar. Ia berjanji tidak akan tinggal diam dan akan menyampaikan tuntutan warga Sumut langsung kepada Presiden.

“Jadi ini tentu saya akan sampaikan aspirasi masyarakat Sumatera Utara kepada Presiden. Dan saya yakin Presiden akan memperhatikan dan akan menanggapi dengan baik,” katanya. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya