News Kamis, 04 Mei 2023 | 23:05

Jokowi Ungkap Alasan Gak Ajak Surya Paloh ke Istana dalam Pertemuan Ketum Parpol

Lihat Foto Jokowi Ungkap Alasan Gak Ajak Surya Paloh ke Istana dalam Pertemuan Ketum Parpol Jokowi dan Heru Budi Hartono. (Foto: Tangkapan Layar)
Editor: Tigor Munte

Jakarta - Presiden Jokowi mengungkap alasan dirinya tidak mengundang Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam pertemuan dengan ketum parpol di Istana Merdeka pada Selasa, 2 Mei 2023 malam lalu. 

"Kan sudah memiliki koalisi sendiri dan ini gabungan partai yang kemarin berkumpul itu kan juga ingin membangun kerja sama politik yang lain," terang Jokowi selepas meninjau pusat perbelanjaan Sarinah pada Kamis, 4 Mei 2023.

"Mestinya ini kan memiliki strategi besarnya, apa ya masa yang di sini tahu strateginya kan ndak seperti itu," sambungnya saat memberi keterangan didampingi Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Menurut Jokowi, wajar saja dalam politik dirinya bertemu dengan para ketua umum parpol. 

"Saya itu adalah pejabat publik sekaligus pejabat politik. Jadi biasa kalau saya berbicara politik ya boleh dong," katanya.

Karena menurut dia, berbicara dengan para ketum parpol berkaitan dengan pelayanan publik, karena itu memang tugas seorang presiden.

Dalam pertemuan selama tiga jam, Jokowi menyebut membahas banyak sekali isu. Berkaitan dengan politik negara ke depan akan seperti apa.

Karena menurut dia, tantangan negara ini ke depan membutuhkan kepemimpinan nasional dengan leadership yang kuat, yang dipercaya oleh rakyat, yang dipercaya oleh internasional dan dipercaya oleh investor.

BACA JUGA: Infografis: Silaturahmi di Istana Negara, 6 Ketum Parpol Terima Undangan Jokowi

Jokowi membantah ada cawe-cawe soal capres dan cawapres dalam pertemuan dengan ketum parpol.

"Diskusi saya tadi kan sampaikan, saya ini juga pejabat politik. Tapi bukan cawe-cawe urusan capres cawapres. Itu urusannya partai atau gabungan partai, sudah bolak-balik saya sampaikan," katanya.

Hanya menurut Jokowi, jika parpol mengundang dirinya atau mengundang para ketum parpol boleh-boleh saja.

"Konstitusi yang dilanggar dari situ enggak ada. Tolonglah mengerti bahwa ini kita ini juga politisi tapi juga pejabat publik," tandasnya.

Seperti diketahui, ada enam ketum parpol pendukung pemerintah diundang Jokowi, minus Ketum NasDem Surya Paloh. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya