News Selasa, 16 Desember 2025 | 12:12

Libur Nataru, Pemerintah Berikan Diskon Tarif Tol dan Tiket Pesawat

Lihat Foto Libur Nataru, Pemerintah Berikan Diskon Tarif Tol dan Tiket Pesawat Pesawat udara salah satu moda transportasi yang mendapatkan stimulus dari pemerintah. (Foto: Ist)
Editor: Tigor Munte

Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan, pemerintah memberikan stimulus sektor transportasi di masa liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Stimulus dimaksud berupa diskon tarif dan tiket guna meringankan beban masyarakat selama periode libur Nataru

Kebijakan tersebut melibatkan koordinasi lintas kementerian dan BUMN.

Hal itu disampaikan Menhub Dudy pada Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta pada Senin, 15 Desember 2025.

“Stimulus untuk diskon tarif tol sebesar 20 persen pada 26 ruas jalan tol, yaitu pada tanggal 22, 23, dan 31 Desember. Sedangkan untuk tahun 2024 kemarin hanya diberikan sebesar 10 persen untuk 12 ruas jalan tol,” jelasnya.

“Stimulus angkutan udara berupa diskon tiket sebesar 13 hingga 14 persen untuk periode perjalanan 22 Desember hingga 10 Januari 2026,” lanjut Menhub.

Sebelumnya, Menteri Dudy memaparkan proyeksi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Hal itu disikapi dengan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan. 

Disebutnya, sesuai hasil survei potensi pergerakan orang pada masa Nataru, potensi pergerakan masyarakat diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan mencakup hampir separuh penduduk Indonesia. Lonjakan tersebut menjadi dasar penguatan layanan transportasi nasional.

“Hasil survei menunjukkan bahwa 42,01 persen penduduk Indonesia, atau sebesar 119,5 juta orang berencana melakukan perjalanan pada akhir tahun, meningkat 2,71 persen dari tahun sebelumnya,” ucap Menteri Dudy.

Pergerakan penumpang terbesar diprediksi berasal dari provinsi berpenduduk padat di Pulau Jawa dengan tujuan yang juga terkonsentrasi di wilayah tersebut. Namun, pemerintah memastikan pengawasan tetap dilakukan secara menyeluruh.

“Tujuan perjalanan didominasi oleh Provinsi Jawa Tengah sebesar 20,23 juta orang, diikuti oleh Jawa Timur dan Jawa Barat,” ucapnya.

“Walaupun tidak termasuk dalam 10 besar survei, namun akan kami cermati wilayah-wilayah yang merayakan Natal seperti Maluku, Papua, dan Kalimantan Barat,” tuturnya.

Dari sisi moda transportasi, mobil pribadi masih mendominasi pilihan masyarakat untuk bepergian pada akhir tahun dan diikuti oleh moda transportasi lainnya. 

Pihaknya menyiapkan sarana dan prasarana transportasi pendukung, baik moda transportasi darat, laut, udara, kereta api, maupun penyeberangan.

“Untuk transportasi darat kami menyiapkan 31.433 bis, transportasi laut 711 kapal, transportasi kereta api 2.670 kereta api, transportasi udara 368 pesawat, transportasi penyeberangan 253 kapal penyeberangan,” tutur dia. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya