Manjakan Fans, Gugun Blues Shelter Rilis Album GBSFEST ke Format Digital

Tanggal:

Jakarta – Grup band Gugun Blues Shelter (GBS) baru saja merilis ulang album lama mereka, yakni GBSFEST ke format digital. Album ke-10 dari band beranggotakan Gugun, Fajar, dan Bowie itu awalnya dikemas dalam format rilisan fisik berbentuk boxset cakram padat (CD), dan dirilis pada tahun 2019 silam.

Mengutip Kureta, salah satu personil GBS, Gugun, mengatakan album GBSFEST kembali dirilis ke platform digital karena sebelumnya album fisik yang telah diluncurkan sangat terbatas.

“Album ini boleh dibilang informasinya tuh enggak nyampe gitu. Karena dia dibuat sangat limited,” kata Gugunn, dikutip Opsi pada Jumat, 19 November 2021.

“Album itu dijual mahal sekali, jadi terbataslah yang belinya tuh. Ya orang-orang yang punya uang doang palingnya,” ujar dia.

Lebih lanjut, Gugun mengatakan bahwa salah satu alasan album yang bernuansa rock n roll blues ini kembali dirilis karena banyak yang belum mengetahui informasi terkait album tersebut, mengingat saat itu hanya dijual terbatas.

“Ya kita mau release ulang. Dalam artian album yang ini materinya baru semua, terus tidak banyak yang tahu juga,” ucap Gugun.

Album GBSFEST dirilis ulang ke format digital oleh GBS, bekerja sama dengan label musik demajors. Saat ini, tembang-tembang dalam karya tersebut sudah dapat dinikmati di berbagai platform pemutar musik digital. []

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bagikan berita:

spot_imgspot_img

Populer

Baca Berita Lain
Terkait

Polemik Ijazah Jokowi, JK Turun Langsung Laporkan Rismon ke Bareskrim

Jakarta — Jusuf Kalla mendatangi Gedung Bareskrim Polri, Rabu,...

Perempat Final Piala Champions: Bayer Munchen Tumbangkan Real Madrid

Madrid, Opsi.id - Bayern Munchen sukses memetik kemenangan penting...

Halle Bailey Ungkap Rasisme Saat Bintangi Film The Little Mermaid

Jakarta - Aktris Halle Bailey kembali membuka cerita tentang...

Istilah dalam Bahasa Ambon, Sombar Jadi Judul Single Baru Teddy Adhitya

Jakarta - Kadang dunia terasa terlalu riuh—pikiran berlari lebih...