News Senin, 19 Januari 2026 | 14:01

Mengenal ERP Fusion yang Diluncurkan PAM Jaya, Diresmikan Rano Karno

Lihat Foto Mengenal ERP Fusion yang Diluncurkan PAM Jaya, Diresmikan Rano Karno Direktur Utama Perusahaan Air Minum atau PAM Jaya (Perseroda) Arief Nasrudin. Foto: Morteza Syariati Albanna.
CTYPE html>


‎Jakarta - Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya atau PAM Jaya (Perseroda) Arief Nasrudin menjelaskan, ERP Fusion merupakan pembaruan sistem berbasis Oracle Fusion yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan profesionalisme layanan perusahaan.

‎Arief menerangkan, ERP Fusion bukan sekadar pembaruan perangkat keras, melainkan sudah menjadi sistem terintegrasi berbasis cloud yang menghubungkan seluruh proses kerja internal secara end-to-end dan otomatis.

‎Ia menegaskan, dengan ERP, maka semua proses saling terkoneksi. Peluncuran ERP Fusion diresmikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno pada pekan lalu.

‎"Mulai dari accounting sampai vendor tukar faktur, begitu masuk sistem, prosesnya langsung berjalan otomatis dan bisa dicek lintas divisi,” tutur Arief dalam keterangannya dikutip Senin, 19 Januari 2026.

‎Arief menekankan, penerapan ERP Fusion juga menutup celah terjadinya kesalahan administrasi manual.

‎Menurut dia, jika sebelumnya dokumen dapat terpisah atau bahkan terselip, maka kini seluruh proses wajib melalui pemindaian dan tercatat di dalam sistem.

‎“Sekarang datanya sudah rapi, murni, dan terintegrasi. Proses migrasi datanya sangat besar, tapi ini bagian penting agar ke depan sistem PAM Jaya lebih akuntabel dan prudent,” katanya.

‎Wagub DKI Rano Karno menyebut, peluncuran ERP Fusion menjadi momentum penting bagi PAM Jaya dalam memperkuat integrasi sistem dan pelayanan.

‎“Sistem ini dirancang untuk menangkap dan mengintegrasikan seluruh sistem yang ada. Ini menjadi fondasi penting bagi PAM Jaya yang terus berkembang dan menargetkan 100 persen layanan air minum perpipaan pada 2029,” ujar Rano.

‎Menurutnya, kehadiran ERP Fusion menjawab kebutuhan integrasi data dan proses kerja yang sebelumnya tersebar di berbagai sistem.

‎Kini, seluruh aktivitas perusahaan dapat terhimpun dalam satu platform terpadu.

‎Rano berharap penerapan ERP Fusion tidak hanya menjadi terobosan teknologi, tetapi juga mampu mendorong perubahan budaya kerja di internal perusahaan.

‎“ERP Fusion harus menjadi penggerak peningkatan kinerja tim dan penguatan kualitas pelayanan kepada warga Jakarta,” katanya.

‎Rano Karno menekankan, peluncuran ERP Fusion sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mendukung transformasi digital Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), guna menghadirkan pelayanan publik yang profesional, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya