Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri prosesi groundbreaking pembangunan Gedung Sentra Pelayanan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya atau PAM Jaya (Perseroda) garapan kontraktor kerja sama operasi PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WIKA Gedung) dan PT Jaya Kirana Sakti (JKS) dengan nilai proyek Rp259 miliar.
Menurut dia, gedung ini dibutuhkan untuk memberikan fasilitas terbaik kepada seluruh staf dan karyawan yang ada di PAM Jaya, yang saat ini diestimasi berjumlah 1.860 pegawai.
"Setelah melalui proses yang panjang, diusulkan dari tahun 2022, hari ini kita bersama-sama menyaksikan groundbreaking gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya," kata Pramono Anung di Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis, 8 Januari 2026.
Pramono memastikan Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya ini dibangun dengan konstruksi modern, dirancang dengan fondasi antigempa.
"Yang pertama tentunya sekarang ini semua bangunan pasti udah antigempa, karena bangunan modern pasti antigempa. Sedangkan angkanya sendiri Rp259 miliar," ujar Pramono Anung.
Adapun Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya ini didesain dengan tinggi 11 lantai plus satu basement dan ditargetkan rampung pada tahun 2027-2028 mendatang, dengan durasi kurang lebih 590 hari pembangunan dan 365 hari masa pemeliharaan. Sementara, luas gedung ini ialah 18.853,80 meter persegi.
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengungkapkan, pihaknya sudah mengusulkan pembangunan gedung sejak tahun 2022 silam, dari lahan yang tidak terpakai maksimal.
Arief menyebut, environment gedung ini nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan metode kerja masa depan dan bisa digunakan untuk kolaborasi, sinergi antara generasi.
"Jadi mungkin nanti ada co-working space-nya yang memang benar-benar cukup cozy yang membuat mereka bisa bekerja lebih maksimal. Kita namakan gedung ini temanya urban waterfalling. Jadi memang seperti kayak waterfall Pak, bentuknya," ujar dia.
Ia menceritakan sekilas sejarah gedung ini dibangun pada tahun 1954. Lalu, sempat dihancurkan (demolish) sekitar tahun 1980. Dalam pembangunan terbaru Garapan WIKA Gedung diharapkan akan semakin modern, menyesuaikan dengan kebutuhan zaman modern.
"Gedung ini akan ada di dalamnya pusat edukasi air dan ini pertama di Indonesia," katanya.
Arief mengungkapkan, saat ini PAM Jaya memiliki 1.860 pegawai dan terus bergerak membuka lowongan pekerjaan yang cukup masif.
"Managament Trainee (MT) program juga terus berjalan sebagai success and plan dan secara statistically, populasi kita Gen Z-nya itu sudah 30-40% Pak.
Ia berharap Gedung Sentra Pelayanan bisa rampung pada tahun depan.
"Harapan kami dapat bisa segera meresmikan kick off-nya insyaAllah tahun 2027. Kontraktornya WIKA Gedung, hari ini kita kerja sama operasi (KSO) sama teman-teman WIKA Gedung dan PT Jaya Kirana Sakti (JKS)," katanya.