SIANTAR – Musda Partai Golkar Sumatra Utara sudah berakhir dengan terpilihnya Andar Amin Harahap sebagai ketua secara aklamasi pada Minggu, 1 Februari 2026 di Medan.
Mantan Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) itu akan memimpin Partai Golkar di Sumut sejak 2025-2030.
Bersama sejumlah tokoh Golkar lainnya yang sudah ditunjuk, Andar akan membentuk kepengurusan DPD I Partai Golkar Sumut.
Setelah itu, seluruh kabupaten kota di Sumut, termasuk Kota Pematangsiantar akan menggelar musda.
Untuk jadwal belum diperoleh. Nantinya pengurus DPD I Partai Golkar Sumut yang akan mengagendakan itu setelah mereka dilantik secara resmi.
Wakil Sekretaris Partai Golkar Pematangsiantar, Ramli Sihotang dihubungi Rabu, 4 Februari 2026 malam, menyebut belum ada jadwal pelaksanaan musda di Pematangsiantar.
Menurutnya, jadwal nantinya disampaikan oleh DPD I Partai Golkar Sumut. Karena kepengurusan belum dibentuk dan dilantik, pihaknya masih menunggu instruksi dari Partai Golkar Sumut.
“Belum ada jadwal. Kami belum tahu kapan digelar musda,” katanya.
Namun dia memperkirakan musda dilaksanakan selesai ramadan atau lebaran.
Kandidat Ketua
Ditanya siapa saja figur yang bakal maju merebut posisi Ketua Partai Golkar Pematangsiantar, Ramli tidak bisa memastikan.
Namun dia mendengar sejumlah nama yang kini duduk di DPRD Pematangsiantar.
“Mereka yang duduk di dewan lah, kabarnya akan maju,” kata Ramli.
Sementara itu, Mangatas Silalahi yang merupakan Ketua DPD II Partai Golkar Pematangsiantar saat ini, menurut dia, juga akan maju kembali.
Mangatas sendiri sudah tiga periode sebagai ketua.
Dia mengakui, ada mekanisme diskresi di partainya yang memungkinkan Mangatas berpeluang maju dalam pemilihan ketua.
“Bisa saja beliau mendapatkan diskresi dari DPP untuk kembali maju sebagai ketua. Mudah-mudahan,” katanya.
Mangatas sendiri belum tersambung ketika dihubungi lewat pesan pendek WhatsApp pada Kamis sore.
Selain nama Mangatas, figur yang mencuat ke publik ada Daud Simanjuntak, yang kini duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Pematangsiantar 2024-2029.
Daud dalam sebuah kesempatan mengakui dan menegaskan akan maju dalam pemilihan ketua.
“Kita siap,” katanya, seraya menegaskan keyakinannya.
Nama lainnya ada anggota DPRD Pematangsiantar, Hendra Pardede.
Secara tegas Hendra menyabut dirinya siap dan sudah mempersiapkan diri untuk itu sejak pertengahan 2025 lalu.
Keputusan dirinya maju untuk merebut Ketua Partai Golkar Pematangsiantar diungkap setelah rapat pleno partai saat itu dipimpin Mangatas Silalahi.
Mangatas ketika itu menyebut tidak akan maju lagi untuk menjadi ketua. Mangatas pun mempersilakan pengurus lainnya maju.
“Saya saat itu menyatakan untuk maju, setelah ketua Mangatas mengatakan tidak lagi maju,” katanya pada Kamis, 5 Februari 2026.
Menurut Hendra secara etika dan aturan dirinya sudah siap untuk maju. Hendra berkeyakinan bisa membawa Golkar di Pematangsiantar sebagai pemenang Pemilu 2029.
Nama lainnya adalah Sri Rahmawati, yang juga anggota DPRD Pematangsiantar. Namanya muncul ke permukaan untuk bersaing dengan kandidat lainnya.
Rahmawati belum berhasil dihubungi melalui sambungan telepon guna mempertegas informasi keikutsertaannya bertarung merebut Ketua Golkar Pematangsiantar.
Sebagai catatan, Golkar Pematangsiantar pada Pemilu 2024 meraih suara 24.757 suara atau 5 kursi di DPRD Pematangsiantar.
Dapil 1 meliputi Siantar Barat dan Utara sebesar 10.143 suara, Dapil 2 meliputi Siantar Sitalasari dan Siantar Martoba meraih 8.054 suara dan Dapil 3 meliputi Siantar Selatan, Timur, Marimbun, dan Marihat meraih 6.560 suara.[]