News Jum'at, 13 Februari 2026 | 09:02

Pramono Anung Resmikan RTH Meruya Sport Park Seluas 2,2 Hektare di Jakbar

Lihat Foto Pramono Anung Resmikan RTH Meruya Sport Park Seluas 2,2 Hektare di Jakbar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai meresmikan Meruya Sport Park di Jakarta Barat, Kamis, 13 Februari 2026. Foto: Humas Pemprov DKI Jakarta.

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Meruya Sport Park seluas 2,2 hektare di Jakarta Barat (Jakbar) pada Kamis, 12 Februari 2026. Dulunya, tempat ini terohor dengan sebutan Lapangan atau Stadion Ki Amat.

‎"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini Kamis tanggal 12 Februari 2026, Meruya Sport Park dengan ini saya nyatakan resmi dibuka untuk umum," kata Pramono Anung saat agenda peresmian kepada wartawan di Jakarta Barat, dikutip Jumat, 13 Februari 2026.

‎Pramono mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta bertanggung jawab dalam hal memperbaiki, merenovasi, serta menyiapkan lahan yang digunakan untuk fasilitas publik, tersedia jogging track hingga lapangan basket di Ruang Terbuka Hijau (RTH) ini. 

‎"Sebelum diresmikan, tempat ini bernama Stadion Ki Amat. Kemudian, karena namanya terlalu berat, diubah menjadi Meruya Sport Park," tutur politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu.

Pramono mengugkapkan, total anggaran pembangunan Meruya Sport Park mencapai Rp10,9 miliar dari kebutuhan sekitar Rp12 miliar. Ia pun meminta jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama Dispora DKI Jakarta segera melanjutkan pembangunan tahap II.

‎"Dibutuhkan kurang lebih Rp12 miliar, saya kasih waktu satu bulan untuk menyiapkan. Nanti kalau tidak bisa diselesaikan, ya pemerintah DKI Jakarta dalam hal ini akan turun tangan untuk menyelesaikan," tuturnya.

‎"Memang ini baru tahap pertama, nanti akan diselesaikan untuk tahap kedua. Kemudian, yang kedua saya mengizinkan tempat ini juga untuk pembangunannya bisa dengan CSR atau partisipasi siapapun bisa," ujar dia lagi.

‎Di lokasi ini, kata Pramono, karena tempatnya teramat strategis, maka ke depan akan ada penambahan lampu hingga videotron.

‎"Supaya bisa digunakan untuk malam hari," ujarnya.

Untuk diketahui, Meruya Sport Park merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang sebelumnya dikenal sebagai Lapangan Ki Amat. Kawasan ini dirancang dengan prinsip Sponge City Infrastructure dan dibangun dalam dua tahap dengan empat zona utama, yakni zona penerima, zona olahraga, zona rekreasi, dan zona penyerapan air.

Pada zona penerima terdapat gerbang utama, area parkir, dan toilet. Zona olahraga dilengkapi lapangan basket, mini soccer, dan jogging track. Zona rekreasi mencakup forest cafe, playground, lapangan voli, serta plaza Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sementara pada zona penyerapan air, tersedia kolam retensi dan forest walk. Transformasi Lapangan Ki Aman menjadi Maroedja Sport Park melibatkan tiga konsultan, yakni PT Atelier Enam Arsitek sebagai konsultan perencana, PT Jhuda Citraguna sebagai kontraktor pelaksana, serta PT Danureka Sarana Cipta sebagai konsultan pengawas.

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya