Jakarta — Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, mendorong Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, untuk menyampaikan saran dan kritik secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Saleh, banyak tokoh bangsa yang memiliki perhatian terhadap arah pembangunan nasional dan ingin memberikan masukan kepada pemerintah. Hal tersebut dinilai positif selama disampaikan berdasarkan fakta dan aspirasi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Prabowo dikenal sebagai sosok yang terbuka terhadap kritik.
Bahkan, Presiden kerap mengundang berbagai kalangan untuk berdiskusi di Istana, mulai dari birokrat, ulama, akademisi, media massa, hingga aktivis.
“Setiap pertemuan diisi dengan diskusi terbuka. Bahkan masyarakat luas juga dapat mengikuti melalui siaran televisi. Ini menunjukkan kerendahan hati Presiden untuk melibatkan berbagai elemen dalam pembangunan,” ujar Saleh dalam keterangannya, Sabtu, 11 April 2026.
Dalam konteks tersebut, Saleh menilai sudah sepatutnya Jusuf Kalla memanfaatkan ruang dialog yang tersedia dengan bertemu langsung Presiden di Istana.
Ia meyakini, penyampaian kritik secara langsung akan lebih efektif dan mudah ditindaklanjuti.
Saleh juga menyebut bahwa Jusuf Kalla merupakan tokoh bangsa yang memiliki pengalaman luas di bidang bisnis, politik, dan birokrasi, serta diakui hingga tingkat internasional.
“Kalau Pak JK datang ke Istana, tentu publik berharap beliau menyampaikan masukan dan kritik konstruktif secara langsung. Dengan kapasitas beliau, komunikasi langsung dengan Presiden akan jauh lebih efektif,” katanya.
Lebih lanjut, Saleh menilai penyampaian kritik melalui media sosial atau media massa kurang tepat bagi tokoh sekelas Jusuf Kalla.
Ia berpendapat, ruang publik sebaiknya digunakan oleh masyarakat umum, sementara tokoh nasional dapat memanfaatkan jalur komunikasi langsung dengan pemerintah.
Ia menegaskan bahwa Jusuf Kalla dikenal sebagai sosok yang memiliki komitmen tinggi terhadap kepentingan bangsa dan negara, sehingga diharapkan tetap mengedepankan pendekatan dialog dalam menyampaikan pandangannya.[]

