Makassar – Tidak diberi uang untuk judi online (Judol), seorang suami bernama Saparudin (40) di kota Makassar tega menebas istrinya hingga kritis.
Selain menebas istrinya, Saparudin juga menebas leher sepupunya hingga tewas karena berusaha melerai pertengkaran. Peristiwa ini terjadi di Jalan Bontomanai, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Makassar pada Senin (13/4/2026) dini hari.
Polisi yang tiba di TKP langsung mengevakuasi istri pelaku bernama Mirna (38) yang mengalami luka serius ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, AKP Hamka mengatakan, pihak kepolisian sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengum[ulkan keterangan saksi-saksi.
“Beberapa personil sudah dikerahkan untuk memburu pelaku yang melarikan diri usai melakukan penganiayaan berat,”ujar Hamka, Senin (13/4).
Dia menambahkan, dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui sempat mengonsumsi minuman keras sebelum pulang ke rumah.
Pelaku kemudian terlibat cekcok dengan istrinya setelah meminta uang untuk bermain judol, tetapi permintaannya ditolak. Dalam kondisi emosi, pelaku kemudian menyerang istrinya.
Saat pelaku dan istrinya terlibat keributan, sepupu pelaku yang juga masih memiliki hubungan keluarga dekat datang ke lokasi untuk melerai dan menasihati. Namun nahas, korban justru ditebas menggunakan parang hingga meninggal dunia.
“Pelaku sebelumnya mengonsumsi minuman keras, kemudian terjadi cekcok dengan istrinya karena persoalan uang. Keluarga yang mengetahui adanya keributan datang ke lokasi untuk melerai dan menasihati, tetapi justru menjadi korban penyerangan,”bebernya.
Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Sementara jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka di sekitar lokasi kejadian.
Sedangkan istri pelaku masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka yang cukup serius akibat tebasan parang.
“Pelaku dan korban masih memiliki hubungan, sepupu satu kali. Tidak sampai 1×24 jam akhirnya pelaku ditangkap. Dari informasi keluarga diketahui pelaku juga terlibat judi online,” pungkasnya. []

