Jakarta – Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mengatakan event Jakarta Water Hero 2026 yang terselenggara di Balai Kota Jakarta pada Jumat, 26 Juni 2026, bisa dijadikan momentum oleh PT PAM Jaya (Perseroda) untuk mempercepat pekerjaan dan distribusi sistem air bersih di ibu kota.
Terlebih, ujar Suhud, PAM Jaya sudah mengarah IPO alias segera melantai sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI).
”Jadi kita berpikir, ini memang menjadi dorongan untuk membangun PAM Jaya terus meningkatkan pengelolaannya agar perusahaan benar-benar siap untuk melaksanakan IPO di tahun mendatang,” kata Suhud saat diwawancarai di Balai Kota Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026.
Dengan demikian, lanjut politisi PKS itu, event Jakarta Water Hero 2026 ini bisa juga dijadikan momentum bagi PAM Jaya untuk terus berbenah guna menjawab target dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terkait penyelesaian 100 persen layanan air minum perpipaan di DKI Jakarta pada 2029.
”Jadi ini merupakan bentuk perhatian, juga penghargaan kepada pihak-pihak yang mendorong terselenggaranya dan terciptanya sistem air bersih di DKI Jakarta,” tuturnya.
Menurut Suhud, selain Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI, BUMD milik Pemprov DKI, hingga anggota DPRD DKI amat berperan dalam pembangunan kota Jakarta yang lebih baik lagi ke depannya, utamanya dalam tata kelola air.
”Jadi bukan hanya PAM Jaya sebagai pelaksanaan, tapi juga unsur-unsur yang mendukung terlaksananya cita-cita itu juga pantas untuk diberikan perhatian.
Tadi teman-teman Komisi B DPRD DKI, kemudian juga dari pembuat peraturan atau kompetensi juga mendapatkan perhatian. Jadi memang semua pihak turut dalam proses pembangunan air bersih di Jakarta,” kata Suhud. []


