Jakarta – Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) August Hamonangan merespons kondisi genting pascakebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta pada Jumat malam, 7 Agustus 2026.
“Saya turut prihatin terhadap insiden kebakaran di Gedung Kantor Bapenda DKI Jakarta, besar harapan Bapenda dapat segera pulih,” kata August dalam keterangan resmi dikutip Sabtu, 8 Agustus 2026.
Ia menyatakan, DPRD DKI Jakarta akan berupaya membantu kebutuhan dari Bapenda di masa krisis ini.
Baca juga: Pemprov DKI: Gedung Bapenda Telah Diasuransikan, Data Aset hingga Perpajakan Dalam Kondisi Aman
“Harapannya, tidak ada lagi kebakaran-kebakaran susulan ke depannya dan semoga tidak ada korban yang jatuh dalam kejadian itu,” katanya.
PSI Minta Polisi Bergerak
August menyatakan dukungan penuh kepada pihak kepolisian yang langsung memulai proses investigasi terhadap peristiwa kebakaran tersebut.
“Proses investigasi yang sudah dimulai harus mendapatkan dukungan penuh sehingga kita juga bisa mengetahui apa penyebab kebakaran di gedung yang begitu penting dan menyimpan begitu banyaknya dokumen sensitif,” ucapnya.
August juga berharap pihak Bapenda DKI Jakarta dapat memberikan penjelasan mengenai kejadian ini secepat-cepatnya kepada pihak legislatif di Parlemen Kebon Sirih.
“Kami juga ingin mengetahui apa dampaknya dari kebakaran ini terhadap Bapenda Jakarta dan kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI ke depannya. Penjelasan ini juga akan sangat membantu kami di DPRD untuk sekiranya perlu memberikan bantuan-bantuan terkait dengan pemulihan berbagai dokumen yang diperlukan,” ucapnya.
August berharap tidak banyak dokumen-dokumen penting yang menjadi korban si jago merah ketika Gedung Bapenda Jakarta terbakar dijilati api.
Baca juga: Dinas Gulkamart: Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa
Ia tetap meminta kepada pihak terkait untuk melakukan inventarisasi kehilangan, serta memaparkan rencana-rencana lanjutan untuk memulihkan dokumen-dokumen tersebut.
“Sebenarnya, saya berharap tidak ada banyak dari dokumen-dokumen Bapenda itu yang hilang dalam kejadian ini. Tapi, dari video-video yang beredar, di mana kertas-kertas terbang berhamburan dan terbakar jatuh ke lantai dasar, saya jadi pesimis,” ujarnya.
Oleh karena itu, August menekankan, Bapenda perlu segera menginventarisasi dokumen-dokumen yang hilang.
“Supaya dokumen-dokumen itu bisa segera dibuat yang baru dan arsip-arsipnya dipulihkan. Ini penting karena Bapenda itu terkait dengan pendapatan daerah kita. Catatan-catatannya harus lengkap, bahkan setelah musibah kemarin, kalau ada yang hilang perlu diperbaiki,” katanya.
Adapun kebakaran di bangunan tinggi di Jalan Abdul Muis itu diduga berawal dari lantai 11 yang sedang direnovasi pada pukul 21.30 WIB. Si jago merah terus menjalar sampai ke lantai 16, memakan enam lantai bangunan tersebut sebelum berhasil dipadamkan pada dini hari tadi. []

