Jakarta – Musisi asal Bandung, Barsena Bestandhi, resmi meluncurkan single terbaru berjudul “Coba Lagi”. Lagu ini menjadi soundtrack film “Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati”, yang diadaptasi dari novel mega best seller dengan judul sama.
Rilisan ini bertepatan dengan peringatan Bulan Pencegahan Bunuh Diri Sedunia, menjadikan pesan yang dibawanya semakin relevan dengan kondisi sosial saat ini.
Perjalanan Barsena di dunia musik penuh dengan tantangan. Ia mengingat momen pahit ketika diperkenalkan sebagai “artis kurang terkenal” di sebuah acara.
“Sebelum saya naik ke atas panggung, MC memperkenalkan saya dengan mengatakan, ‘Kita sambut artis kurang terkenal kita.’ Saya tahu saat itu MC sedang bercanda, tapi di tengah perjuangan saya, kalimat itu tidak terdengar seperti lelucon biasa,” kenangnya.
Pengalaman tersebut membuatnya sempat berhenti tampil di depan publik dan memilih berkarya di balik layar sebagai produser vokal, penulis lagu, hingga A&R di sebuah label musik.
Sekitar satu dekade kemudian, Barsena berhasil bangkit lewat lagu “Ruang Baru” yang memperkenalkan namanya lebih luas. Kini, bersama produser sekaligus rekan menulis Hendro Djasmoro, ia meluncurkan “Coba Lagi” sebagai refleksi dari pengalaman buruk yang pernah dialaminya.
“Pesan lagu ini sederhana. Ketika hidup terasa terlalu berat, jangan kemudian berhenti. Masih ada banyak hal yang belum kita lihat, banyak peran yang belum kita jalani, dan banyak kemungkinan yang belum terjadi,” ujar Barsena.
Di sisi lain, Hendro menegaskan bahwa pesan tersebut sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini.
“Kondisi dunia lagi tidak baik-baik saja. Barsena Bestandhi adalah bukti nyata bahwa perjuangan itu tidak pernah sia-sia. Selama percaya bahwa kita bisa, kegagalan bukanlah halangan,” katanya.
Kepedulian Barsena terhadap isu kesehatan mental juga tercermin dari aktivitas sosialnya. Ia rutin mengunjungi Griya Peduli PMI di Solo, Jawa Tengah, rumah singgah yang merawat dan mendampingi para penyintas gangguan kejiwaan.
Kehadiran Barsena di sana menjadi bentuk nyata dukungan bagi mereka yang berjuang menemukan arti hidup.
Semangat untuk saling menguatkan juga hadir dalam proses produksi “Coba Lagi”. Barsena mengajak beberapa anggota fanbase-nya, Barsenaddict, untuk ikut bernyanyi bersama dalam lagu tersebut.
Keterlibatan mereka menjadi pengalaman personal yang memperkuat ikatan antara musisi dan penggemar.
Uniknya, proses rekaman dilakukan tanpa penyuntingan suara, sehingga beberapa bagian sengaja dibiarkan terdengar apa adanya.
“Tidak semua orang punya privilege untuk terlibat langsung dalam sebuah proses rekaman. Dengan menggandeng beberapa teman dari Barsenaddict, mereka berkesempatan untuk merasakan proses produksi sebuah lagu yang mungkin untuk ke depannya bisa memotivasi teman-teman Barsenaddict untuk berkarya atau melakukan sesuatu yang positif. Ayo saling rangkul, saling mendoakan, dan saling memberi semangat!” kata Barsena.
Latar belakang keluarga yang sebagian besar juga musisi membuat Barsena mantap menekuni dunia musik sejak 2015.
Lagu pertamanya, “Menikahi Putrimu”, menjadi langkah awal yang kemudian diikuti dengan karya-karya lain seperti “Seperti Laut Kepada Langit” (2024), “Mati Satu Tak Tumbuh Lagi” (2024), “Ruang Baru” (2024), dan “Hari Paling Spe(sial)” (2025).
Selain sebagai penyanyi, ia juga aktif berkiprah di belakang layar sebagai vocal director.
Lewat lagu “Coba Lagi”, Barsena Bestandhi tidak hanya menghadirkan karya musik baru, tetapi juga menyampaikan pesan universal tentang keberanian untuk bangkit.
Lagu ini menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk mencoba lagi, meski pernah gagal atau merasa tidak dihargai. []


