BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Buana Subang Raya 2, Rumah Subsidi bagi MBR

Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho dan Bupati Subang Reynaldi Putra Andita Budi Raemi meninjau Perumahan Buana Subang Raya 2, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung perkembangan penyediaan hunian, serta memastikan kualitas rumah subsidi yang menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terhadap hunian layak dan terjangkau.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, rombongan bersama pengembang Buana Kassiti Group yang sekaligus merupakan Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Joko Suranto mengawali kegiatan dengan penanaman pohon di kawasan perumahan.

Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menghadirkan kawasan hunian yang tidak hanya menyediakan rumah layak, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.

Perumahan Buana Subang Raya 2 dikembangkan di atas lahan seluas 13 hectare sejak Maret 2025. Kawasan tersebut direncanakan menyediakan sebanyak 1.300 unit rumah yang terdiri dari 1.100 unit rumah subsidi dan 200 unit rumah komersial.

Hingga saat ini, sebanyak 105 unit rumah telah dibangun sebagai bagian dari pengembangan kawasan.

Dalam kunjungan tersebut, Maruarar Sirait bersama Heru Pudyo Nugroho turut berdialog langsung dengan masyarakat penghuni rumah subsidi untuk mendengarkan pengalaman serta aspirasi warga setelah memperoleh hunian melalui program pembiayaan perumahan.

Berdasarkan hasil peninjauan, kondisi rumah yang telah dihuni masyarakat dinilai telah memenuhi aspek kelayakan hunian. Warga menyampaikan bahwa kawasan tersebut memiliki lokasi yang strategis dengan akses terhadap fasilitas umum seperti terminal dan rumah sakit.

Selain itu, masyarakat juga menyampaikan kondisi lingkungan yang tidak mengalami banjir serta fasilitas air yang berjalan dengan baik.

Dalam dialog tersebut, masyarakat turut menyampaikan aspirasi terkait fasilitas pendukung kawasan, salah satunya pembangunan masjid yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Menanggapi hal tersebut, pihak pengembang menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan fasilitas ibadah tersebut sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat penghuni kawasan.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyampaikan bahwa penyediaan rumah bagi masyarakat tidak hanya berfokus pada jumlah unit yang tersedia, tetapi juga kualitas hunian dan lingkungan yang mendukung kenyamanan masyarakat.

“Penyediaan hunian layak membutuhkan sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat mendapatkan rumah yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga nyaman untuk dihuni,” ujar Heru dalam keterangannya dikutip Rabu, 7 Oktober 2026.

Melalui kolaborasi antara Kementerian PKP, BP Tapera, Pemerintah Kabupaten Subang, perbankan, dan pengembang, pemerintah terus mendorong percepatan penyediaan hunian layak sebagai bagian dari Program Tiga Juta Rumah.

“Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan program perumahan berjalan secara berkelanjutan, mulai dari penyediaan rumah, kualitas bangunan, hingga tersedianya fasilitas pendukung yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Nusron Wahid Tak Hadir Diperiksa KPK, Penyidik Jadwalkan Ulang

JAKARTA, Opsi.id  — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan...

Walau Gugatan Ditolak, MK Tegaskan Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Jakarta, OPSI.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak menemukan...

Gugatan Ijazah Gibran Tak Diterima MK, Relawan Militan: Kebenaran dan Keadilan Menang

Jakarta, OPSI.ID - Ketua Relawan Militan Gibran 08 Nusantara,...

ITPLN Berperan Aktif Tekan Demam Berdarah di Jakarta Barat

Jakarta - Institut Teknologi PLN (ITPLN) berperan aktif dalam...

BP Tapera Dorong Percepatan Penyaluran FLPP melalui Penguatan Ekosistem Perumahan di Subang

Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)...

Pansus DPRD DKI Evaluasi Kelaikan Armada Truk Pengangkut Sampah yang Beroperasi di Jakarta

Jakarta - Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI...

Penumpang Malaysia Bawa Emas 5,25 Kg Tanpa Dokumen, Digagalkan Bea Cukai di Kertajati

Majalengka – Upaya membawa keluar negeri emas batangan senilai...

Berita Terbaru

Popular Categories