GP Ansor Minta Polri Tegas Proses Hukum Ferdinand Hutahaean

Jakarta – Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Luqman Hakim meminta Polri bertindak tegas dengan memproses hukum Ferdinand Hutahaean yang membuat gaduh usai mencuitkan `Allahmu lemah` di Twitter pada 4 Januari 2022.

Menurut Luqman, cuitan Ferdinand Hutahaean dapat dikategorikan sebagai serangan penghinaan dan penistaan terhadap agama tertentu. Pernyataan, bekas politisi Partai Demokrat itu berpotensi menimbulkan keonaran.

“Dan permusuhan bernuansa agama serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Luqman kepada wartawan di Jakarta, dikutip Opsi, Sabtu, 8 Januari 2022.

Menurut dia, cuitan Ferdinand yang menyebutkan “Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela…” tidak sama dengan kalimat yang disampaikan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang pernah mengatakan “Tuhan Tidak Perlu Dibela”.

Luqman menilai, Gus Dur sama sekali tidak menghakimi bahwa Tuhan yang diyakini seseorang keadaannya lemah lalu harus dibela, justru menegaskan Tuhan tidak perlu dibela karena Tuhan Maha Kuat dan Kuasa.

“Sangat jauh berbeda antara cuitan Ferdinand dengan perkataan Gus Dur. Dan karena itu jangan disamakan antarkeduanya,” ujarnya.

 

Menurut dia, masalah keyakinan agama apalagi menyangkut ketuhanan, merupakan urusan personal setiap warga negara Indonesia yang dijamin dan dilindungi konstitusi bahkan dijadikan sila pertama dasar negara Indonesia, Pancasila: Ketuhanan Yang Maha Esa.

“Artinya, negara Indonesia mengakui dan melindungi hak setiap warga negara untuk memiliki keyakinan keagamaan dan ketuhanan. Maka, siapapun tidak boleh membawa-bawa masalah keyakinan asasi itu ke ranah diskursus publik, karena pasti akan menyebabkan ketersinggungan sesama warga negara yang berbeda keyakinan,” ujarnya.

Luqman berharap, kasus cuitan Ferdinand menjadi pelajaran berharga bagi setiap warga negara, jangan ada lagi yang bermain-main dengan agama untuk kepentingan dan tujuan apapun.

Dia mengingatkan, ketersinggungan dalam keyakinan agama dan apalagi menyangkut eksistensi Allah, terbukti telah memicu banyak permusuhan dan peperangan panjang dalam sejarah peradaban manusia. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

ElectricBird Rilis Album Kedua Bertajuk Odyssey

Jakarta - Grup band rock asal Surabaya, ElectricBird, kembali...

Cetak Sejarah, GAMKI Resmi Berdiri di Aceh

BANDA ACEH, Opsi.id – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia...

Grup Vokal Anak, DAYDRM Rilis Single SHINE! Bareng Arunada Records

Jakarta - Industri musik anak Indonesia kembali dimeriahkan oleh...

‎Hadirkan DEN hingga PLN Puslitbang, Transisi Energi Peluang Emas Riset Mahasiswa ITPLN

‎Jakarta — Institut Teknologi PLN (ITPLN) mendorong perluasan riset...

PSM Tahan Imbang Bhayangkara FC, Kalezic Apresiasi Kerja Keras Pemain

Lampung, OPSI.ID - PSM Makassar harus puas berbagi poin...

Kortas Tipidkor Polri Tahan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang di Rutan Polda Sulsel

Makassar, OPSI.ID - Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas...

Kapolresta Cirebon Sidak Pengaturan Lalu Lintas, Ratusan Personel Disebar

Cirebon – Sebanyak 979 personel Polresta Cirebon disiagakan di...

‎ITPLN Bantu Akademisi Unmuha Menulis Artikel Ilmiah dengan Paperpal

‎Jakarta - Dosen Teknik Lingkungan Institut Teknologi PLN (ITPLN),...

Berita Terbaru

Popular Categories