Jakarta – Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar Judistira Hermawan atau Wawan menanggapi positif pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat.
Judistira Hermawan menilai keberadaan JPO Sarinah berada di lokasi strategis, karena berada di kawasan yang terintegrasi dengan moda transportasi publik. Dekat juga dengan Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Di sisi bersamaan, lokasinya juga tidak terlalu jauh dengan dengan hub transportasi publik kawasan Setiabudi.
Ia menekankan, kawasan Sarinah di Jalan MH Thamrin hingga Bundaran HI merupakan salah satu pusat mobilitas masyarakat.
“Sarinah dan Bundaran HI itu kan dekat dengan hub transportasi publik yang ada di Jakarta,” ujar Judistira Hermawan saat diwawancarai usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.
Ia berpendapat, pembangunan JPO Sarinah yang telah direalisasikan akan membawa dampak positif, baik dari sisi mobilitas warga maupun aktivitas perekonomian.
"Saya kira ini bagus," kata Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta itu.
Keberadaan JPO diyakini dapat mempermudah masyarakat dalam berpindah antar titik transportasi, serta mendukung kelancaran arus pejalan kaki di kawasan tersebut.
Selain itu, Judistira berpandangan, pembangunan JPO juga dapat memberikan dukungan terhadap kegiatan usaha dan pariwisata di Sarinah sebagai salah satu ikon Jakarta.
“Terutama kita men-support kegiatan atau usaha yang ada di Sarinah,” katanya.
Judistira juga menyambut baik apabila pembangunan JPO tersebut tidak hanya terintegrasi dengan halte Transjakarta di kawasan Sarinah.
Menurutnya, integrasi antarmoda transportasi di ibu kota akan semakin meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses bagi masyarakat.
“Itu sangat bagus,” Judistira Hermawan.
Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta membangun kembali JPO tertua di Indonesia yang berdiri sejak 1968 tersebut sebagai sarana penyeberangan alternatif selain pelican crossing yang dilengkapi fasilitas lift agar ramah digunakan oleh disabilitas, ibu hamil, dan lansia.