News Selasa, 28 Juni 2022 | 19:06

Minta Wisata Setu Lebak Wangi Diperbanyak di Seluruh Indonesia, Ini Kata Adian

Lihat Foto Minta Wisata Setu Lebak Wangi Diperbanyak di Seluruh Indonesia, Ini Kata Adian Adian Napitupulu (Foto: voi.id)

Jakarta - Anggota DPR RI Adian Napitupulu memberikan penjelasan bagaimana dirinya bersama warga sekitar di Setu Lebak Wangi bekerja sama membangun lokasi tersebut sehingga masyarakat kelas menengah-bawah memiliki lokasi wisata alternatif yang terjangkau.

Adian berpendapat, dengan bergotong royong membangun setu seperti itu, maka semua warga bisa mendapatkan imbas ekonomi.

Sebagai perbandingan, menurutnya, banyak setu yang dipakai menjadi lokasi keramba ikan, namun ratusan keramba biasanya dimiliki 2-3 individu.

"Berbeda kalau dibangun jadi wahana wisata. Selain menyediakan tempat wisata murah bagi rakyat, maka bisa menggerakkan ekonomi karena rakyat bisa berjualan. Kalau wahana dan panggung di sini, misalnya sudah selesai, mungkin desa bisa mendapat Rp100 juta per bulan," kata Adian meneruskan keterangan tertulisnya, Selasa, 28 Juni 2022.

Dia bercerita, pembangunan Setu Lebak Wangi dilakukan perlahan dan semakin banyak wisatawan datang, bahkan sejumlah bisnis langsung bermunculan.

Awalnya jaringan minimarket yang banyak tersebar di seluruh Indonesia membuka gerai di dekat setu.

Masyarakat desa, lanjutnya, ternyata kreatif karena begitu diberikan contoh dengan ide-ide membumi, semua bergerak dan lahirlah ekosistem usaha rakyat, sekaligus memperkuat badan usaha milik desa.

"Masyarakat kemudian bergerak melihat potensi lokasi ini. Semuanya diawali dengan desa mengembangkan potensi Setu Lebak Wangi ini," ucapnya.

Dia mengatakan, di Kabupaten Bogor ada 95 setu yang masih bisa dikembangkan. Hanya saja, pengembangannya kerap terbentur perizinan dari pemerintah, termasuk izin penggunaan sempadan sungai dan danau.

"Kami berharap pemerintah pusat, khususnya Kementerian PUPR memberi perhatian untuk mempermudah proses perizinan lewat keluarnya peraturan menteri sehingga sempadan boleh dikelola BUMDesa," kata Adian Napitupulu.[]

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya