Daerah Selasa, 05 Maret 2024 | 16:03

Persiapan ZI Wilayah Bebas Korupsi 2024, Pithra Jaya: Harus Paham Reformasi Birokrasi

Lihat Foto Persiapan ZI Wilayah Bebas Korupsi 2024, Pithra Jaya: Harus Paham Reformasi Birokrasi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pematang Siantar M. Pithra Jaya Saragih. (Foto: Opsi/Fernandho Pasaribu)

Siantar - Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Pematangsiantar, Pithra Jaya Saragih mengajak seluruh jajarannya mematangkan persiapan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) 2024.

ZI merupakan predikat yang diberikan kepada unit pelaksana teknis, di mana pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi dan Bersih Melayani (WBBM) melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pithra berpendapat, keterlibatan seluruh pegawai untuk meraih predikat tersebut sangat penting.

Oleh sebab itu, Kalapas mengundang seluruh jajarannya untuk melaksanakan rapat dinas terkait menyinkronisasikan persepsi menuju WBK di aula rapat lapas, Senin, 4 Maret 2024.

Ia menegaskan, predikat WBP bukanlah sekedar penghargaan formalitas bagi suatu unit kerja.

Kata dia, raihan tersebut hanya dapat tercapai melalui kerja sama setiap pegawai serta pejabat untuk senantiasa membangun sistem yang bebas dari korupsi.

"Yang berperan dalam perjuangan menuju WBK bukan hanya Tim Pokja saja. Seluruh pegawai tentunya harus paham akan reformasi birokrasi itu sendiri," kata Pithra seperti meneruskan keterangannya, Selasa, 5 Maret 2024.

"Dengan demikian, pembangunan Zona Integritas bukanlah sekadar ajang meraih suatu predikat melainkan perwujudan komitmen integritas dari UPT itu sendiri," sambungnya.

Pada kesempatan itu, ia juga menyinggung terkait penyambutan Ramadhan 2024/1445 Hijriah.

Dia mengimbau kepada para pejabat struktural untuk menyusun daftar khusus bagi petugas dan warga binaan terkait pelaksanaan salat tarawih berjamaah.

Selain itu, Kalapas juga menginstruksikan jajarannya membentuk tim pengawalan salat tarawih serta pengamanan dapur untuk menghindari timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban lapas di tengah Bulan Suci Ramadhan.[]

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya