JAKARTA, Opsi.id – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengungkap alasan di balik rencana safari politik Joko Widodo ke tiga provinsi yakni Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat.
Ketua DPP PSI Bestari Barus, mengatakan pemilihan ketiga daerah tersebut tidak terlepas dari rekam jejak pembangunan yang dilakukan Jokowi selama menjabat sebagai presiden.
Menurutnya, masyarakat di wilayah tersebut dinilai merasakan langsung manfaat berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah pada era Jokowi.
“Berbasis kepada siapa yang mengundang paling cepat dan historis juga mungkin ya,” ujar Bestari dikutip dari laman PSI, Minggu (31/5/2026).
Ia menjelaskan, Lampung menjadi salah satu daerah yang memiliki kedekatan tersendiri dengan Jokowi.
Salah satu momen yang masih diingat publik adalah ketika Jokowi menyoroti kondisi jalan rusak di Lampung yang kemudian menjadi perhatian pemerintah pusat hingga akhirnya diperbaiki.
Baca juga: Eks Kader PDIP Maluku Bergabung ke PSI, Siap Perkuat Pembangunan Indonesia Timur
“Kita tahu Lampung itu sentuhan Pak Jokowi di sana cukup banyak. Ingat nggak dulu beliau berhenti di jalan yang rusak itu akhirnya diperbagus?” kata Bestari.
Selain Lampung, Nusa Tenggara Timur juga dianggap memiliki hubungan emosional yang kuat dengan Jokowi.
Selama dua periode kepemimpinannya, Jokowi tercatat berulang kali mengunjungi provinsi tersebut untuk meninjau berbagai proyek pembangunan dan program strategis nasional.
“NTT banyak melihat dan menikmati hasil dari kunjungan Pak Jokowi selama beliau jadi presiden. Lebih dari 20 kali beliau datang ke NTT,” ujarnya.
Sementara itu, Jawa Barat dipilih karena merupakan salah satu provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia serta memiliki posisi strategis dalam peta politik nasional.

