Jakarta – Grup band rock asal Bandung, The Changcuters akhirnya resmi merilis album studio kedelapan mereka bertajuk “WOW MA”. Album ini dirilis di bawah label WOW MA Records, diproduseri langsung oleh The Changcuters, serta direkam dan dimixing oleh Azi Goodboy di WOWMA Studio.
Setelah beberapa hari sebelumnya mereka memberi bocoran tipis-tipis mengenai proyek ini, kini album penuh tersebut sudah bisa didengarkan di seluruh platform digital favorit.
Album “WOW MA” berisi 11 lagu yang sebagian sudah pernah mereka spill di panggung. Lagu-lagu tersebut merupakan kumpulan cerita dari lima personel The Changcuters, yakni Tria Ramadhani (vokal), Muhammad Iqbal/Qibil dan Arlanda Langitan (gitar), Dipa Hasibuan (bass), serta Erick Nindyoastomo (drums).
“Dari sebelas lagu yang ada, kami titipkan sebagian cerita kami di sana. Semoga bisa menemani hari-hari kalian,” ujar para personel dalam konferensi pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Album ini menjadi istimewa karena menandai kembalinya The Changcuters ke jalur indie setelah sebelumnya bergabung dengan Sony Music Indonesia pada 2008–2023. Mereka menegaskan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara saat mandiri maupun ketika berada di bawah label besar.
“Kami pikir secara proses produksi, estetika, dan aksi, kami tidak merasakan perbedaan signifikan,” ucap mereka.
Artwork album “WOW MA” mengusung gaya Art Deco, sebagai bentuk perayaan kematangan usia band yang genap 22 tahun pada 2026.
Daftar lagu dalam album ini meliputi “WOW MA”, “Tanggung”, “Tak Terhingga”, “Teman Bertumbuh”, “Sebagai”, “Partai Party”, “Suar Cinta”, “Rahasia”, “Ruang Riang”, “Memang Beda”, dan “Raharja”.
Selain perilisan digital, album “WOW MA” juga akan hadir dalam format fisik berupa CD, kaset, dan vinyl. The Changcuters turut mengumumkan kolaborasi dengan Vherkudara Eyewear, sebagai perpanjangan estetika album yang mereka usung.
“Kami selalu percaya bahwa sebuah lagu punya jalannya sendiri untuk bertemu dengan pendengarnya. Album WOW MA sudah bisa didengarkan di seluruh platform digital favorit kalian,” ujar mereka.
Dengan perjalanan panjang sejak awal karier indie pada 2004, hingga kini kembali merilis album secara independen, “WOW MA” menjadi bukti konsistensi The Changcuters dalam menjaga identitas musikal mereka.
Album ini bukan hanya sekadar rilisan baru, tetapi juga refleksi perjalanan panjang band yang telah menemani penggemar selama lebih dari dua dekade. []


