Jakarta – Trio indie rock asal Jakarta, Ministry Of, kembali menorehkan langkah penting dalam perjalanan musik mereka dengan merilis EP terbaru bertajuk “Fase”.
Setelah merilis single “Langkah” sebagai pembuka babak baru, kini Ernest Theodore (vokal, gitar), Yudit Halim (gitar), dan Gonzaga Sidharta (bas) resmi menghadirkan tiga lagu tambahan yang seluruhnya dinyanyikan dalam bahasa Indonesia, yakni “Laju”, “Terbang”, dan “Hilang (feat. Finna Amalia)”.
Keputusan untuk menggunakan bahasa Indonesia menjadi titik balik bagi Ministry Of. Ernest, sang penulis lirik, mengaku menemukan pengalaman baru dalam proses kreatifnya.
“Setelah ‘Langkah’ muncul, akhirnya saya coba menulis lirik untuk lagu-lagu lain dalam bahasa Indonesia dan puji Tuhan, semuanya rampung. Ternyata menulis lagu berbahasa Indonesia semenyenangkan itu, dan kami ingin pendengar lebih cepat relate dengan lirik dan musiknya,” ujar Ernest.
“Kami merasa kurang afdol sebagai band Indonesia kalau tidak punya lagu berbahasa Indonesia. Hal ini kami wujudkan di EP Fase, dan ternyata berhasil. Ernest menulis lirik sekaligus membawakan vokalnya, sehingga terasa lebih natural dan nyaman,” tutur Yudit.
Keempat lagu dalam EP ini merekam perjalanan personal dan kolektif para personel selama satu tahun terakhir. Tema yang diangkat mencakup dinamika pekerjaan, kehilangan, hingga pengalaman menghadapi gejala depresi.
“Kami mengeksplorasi perasaan yang kompleks. Hidup itu multidimensional: di dalam kesedihan ada kelegaan, di rasa lelah ada syukur, di rasa marah ada harapan. Hidup terus bergerak dan mengalami fase-fase tertentu, sadar atau tidak,” kata Gonzaga.
Dengan pendekatan ini, Fase bukan hanya sekadar kumpulan lagu, melainkan refleksi emosional yang dekat dengan keseharian banyak orang.
Proses penggarapan EP ini melibatkan sejumlah nama penting. Finna Amalia mengisi vokal, bahkan menjadi vokalis utama di lagu “Hilang”.
Departemen drum digarap oleh Dimas Radityo, sementara Aryadhira Susilo turut menjadi co-producer. Johanes Abiyoso bertugas sebagai operator rekaman sekaligus mastering engineer, dan Jared Lim dari Subsonic Eye menangani mixing.
Untuk visual, Ministry Of mempercayakan desain kepada Fandy Susanto dari studio Table Six. Ini menjadi hal baru karena sebelumnya mereka selalu mengerjakan visual secara kolektif.
“Walaupun band ini banyak orang visualnya, kalau kami yang bikin hasilnya begitu-begitu lagi. Akhirnya Ernest bilang, ‘kenapa enggak coba mas Fandy?’ dan ternyata dia mau,” ucap Yudit.
EP “Fase” dirilis bersama label rekaman HFMF Records. Pertemuan tidak sengaja antara Ernest dan Henry Foundation berujung pada kesepakatan kolaborasi.
Selain perilisan digital, Ministry Of menyiapkan sejumlah agenda untuk merayakan EP “Fase”. Pada 10 Juli 2026, mereka akan menggelar Release Party di McLovin, Jakarta. Bersama HFMF Records, mereka juga merilis merchandise dan CD fisik.
Tidak berhenti di situ, Ministry Of dijadwalkan tampil di showcase internasional Asia’s Big Energy 2026 di Singapura pada 18 Juli 2026, bersama band-band seperti Texpack (ID), Subsonic Eye (SG), Gnaw (SG), dan Intermission (SG).[]

