Jakarta – Setelah merilis album “The Whitest Blackout” sebagai babak baru perjalanan musikalnya, grup band GHO$$ kini memperkuat narasi album tersebut dengan menghadirkan video musik untuk lagu “666”.
Disutradarai sekaligus diproduksi oleh Mellow Splice, video ini tampil sebagai karya visual yang gelap, simbolis, dan penuh makna, merefleksikan pergulatan batin manusia sehari-hari.
Video klip lagu “666” tidak dimaknai secara harfiah, melainkan sebagai representasi konflik internal, yakni putus asa, ketakutan, amarah, hingga dorongan untuk menyerah digambarkan sebagai “bayangan” yang terus hadir.
Di sisi lain, harapan dan kesadaran hadir sebagai cahaya yang selalu punya peluang untuk menang. Pesan utamanya: siapa yang keluar sebagai pemenang bergantung pada bagaimana seseorang merespons konflik dalam dirinya.
Mellow Splice membangun dunia visual dengan kontras terang dan gelap, memperkuat simbol pertarungan batin. Permainan pencahayaan, komposisi, dan atmosfer menjadi elemen utama yang menegaskan bahwa setiap orang menghadapi pertarungan yang sama, meski dalam bentuk berbeda.
Sinematografi oleh Moses Sihombing dan Hafizh Armynazrie menonjolkan estetika cahaya dan bayangan, menciptakan pengalaman visual yang intens sekaligus reflektif. Lokasi pengambilan gambar di Rossi Musik, venue legendaris di Jakarta, menambah karakter autentik.
Rossi Musik bukan sekadar latar, tetapi juga simbol perjalanan musik independen yang memperkuat atmosfer emosional video.
Bagi GHO$$, lagu “666” adalah refleksi tentang sisi tergelap manusia dan proses berdamai dengannya. Lagu ini menjadi pengingat bahwa setiap hari kita dihadapkan pada pilihan: membiarkan bayangan menguasai diri, atau menemukan cahaya untuk terus melangkah.
Video musik single “666” kini sudah tersedia di kanal YouTube resmi GHO$$, menjadi bagian dari narasi album “The Whitest Blackout” yang merepresentasikan perjalanan menghadapi kehilangan, depresi, harapan, dan penerimaan sebagai proses menuju cahaya. []

