Jakarta – Grup musik The Lantis memilih jalur berbeda dalam rilisan terbaru mereka. Setelah dikenal lewat karya-karya orisinal, kali ini mereka menghadirkan sebuah penghormatan kepada salah satu band yang paling membentuk perjalanan musikal mereka, Naif.
Pada 24 Juli 2026, The Lantis resmi merilis interpretasi baru dari lagu ikonik “(Jangan Terlalu) Posessif”, sebuah karya yang sejak lama menjadi referensi besar bagi mereka.
Menariknya, The Lantis tidak melakukan perubahan drastis pada aransemen. Mereka tetap menjaga identitas asli lagu, namun menghadirkan pembacaan baru dengan nuansa lebih ringan dan groovy.
“The Lantis bisa dikatakan cukup mirip dengan Naif secara musik, jadi kalau nyebrang dari Naif otomatis nyebrang juga dari The Lantis-nya sendiri. Maka dari itu, mungkin kita lebih bedain dari segi vibes dan emosinya, kita bikin lebih ringan dan groovy,” jelas Giri, sang bassist.
Versi terbaru ini juga menghadirkan elemen tambahan yang tidak ada di versi asli. Produser Vega Antares menulis satu bait lirik pembuka sebagai pintu masuk menuju cerita yang ingin disampaikan The Lantis.
Perubahan ini bukan untuk menggantikan esensi lagu, melainkan bentuk penghormatan. Ada bagian-bagian yang sudah begitu identik dengan Naif sehingga mereka memilih untuk tidak menyentuhnya, dan justru mencari jalannya sendiri.
Secara emosional, The Lantis menawarkan sudut pandang berbeda. Kata “posesif” yang sering dianggap mutlak negatif, mereka letakkan di wilayah abu-abu.
“Ada rasa acceptance atau mixed feelings dari sifat posesif,” ucap Ojan.
Lagu ini berdiri di tengah, melihat posesif sebagai kegelisahan yang lahir dari cinta besar. Bukan sesuatu yang dibanggakan, tetapi juga bukan hal yang sepenuhnya disesali.
Dengan begitu, “(Jangan Terlalu) Posessif” versi The Lantis menjadi ruang untuk merayakan rasa cemas, takut kehilangan, dan kerumitan yang hadir ketika seseorang jatuh cinta sedalam-dalamnya.
Bagi The Lantis, membawakan lagu dari Naif memiliki makna personal. Musik Naif telah menjadi fondasi yang membentuk selera, cara bermain, hingga cara mereka memandang sebuah lagu sejak awal berdiri.
Karena itu, “(Jangan Terlalu) Posessif” bukan hanya sebuah cover, melainkan surat cinta untuk inspirasi terbesar mereka.
Single ini tersedia di seluruh platform digital mulai 24 Juli 2026, lengkap dengan visualizer resmi di kanal YouTube The Lantis.
Dengan interpretasi ini, The Lantis tidak hanya menunjukkan rasa hormat kepada Naif, tetapi juga menegaskan identitas musikal mereka sendiri—setia pada akar, namun berani menghadirkan perspektif baru yang lebih segar. []

