Ciamis – Upaya menciptakan keamanan dan ketertiban di Kabupaten Ciamis dinilai tidak cukup hanya mengandalkan kinerja kepolisian. Keterlibatan masyarakat melalui kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kerukunan, serta cepat melaporkan potensi persoalan menjadi bagian penting dalam mencegah gangguan keamanan sejak dini.
Pesan tersebut disampaikan Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar ketika menghadiri Kajian Subuh dan Tafsir Al-Qur’an di Masjid Al-Qodar, yang berada di belakang Kantor Kelurahan Ciamis, beberapa hari lalu.
Kajian yang digelar sejak pukul 04.30 hingga 06.00 WIB itu diikuti sekitar 50 jamaah. Eko hadir didampingi Wakapolres Ciamis serta sejumlah pejabat utama Polres Ciamis.
Di hadapan para jamaah, Eko menekankan bahwa menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, kepolisian membutuhkan dukungan masyarakat agar berbagai potensi gangguan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
“Polres Ciamis mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, kerukunan dan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Situasi yang aman dan kondusif tidak akan tercipta hanya oleh pihak kepolisian, tetapi membutuhkan kerja sama, kepedulian dan doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Ciamis,” ujar Eko.
Ia meminta masyarakat tidak bersikap pasif terhadap kondisi di lingkungan masing-masing. Menurut Eko, kepedulian warga terhadap situasi sekitar dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan rasa aman sekaligus mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
Selain menyampaikan pesan kamtibmas, kehadiran jajaran Polres Ciamis dalam kajian tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan.
Forum kajian subuh dinilai menjadi ruang yang efektif untuk mempererat hubungan antara kepolisian, tokoh agama dan warga. Interaksi dalam suasana yang lebih dekat memungkinkan berbagai pesan terkait keamanan, kerukunan dan kehidupan sosial disampaikan secara langsung kepada masyarakat.
KH Muhtadin menyambut baik kehadiran Kapolres Ciamis beserta jajarannya. Ia menilai komunikasi yang terjalin antara kepolisian dan masyarakat perlu terus diperkuat, terutama melalui keterlibatan tokoh agama yang memiliki peran strategis di tengah kehidupan sosial warga.
Kehadiran polisi di tengah forum keagamaan juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkomunikasi secara lebih terbuka. Polri tidak hanya ditemui ketika terjadi persoalan hukum maupun saat warga membutuhkan pelayanan, tetapi juga hadir dalam berbagai aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat.
Pendekatan semacam ini sekaligus menempatkan pencegahan sebagai bagian penting dalam menjaga kamtibmas. Persoalan di lingkungan masyarakat dapat diminimalkan ketika warga memiliki kepedulian, menjaga komunikasi antarsesama, serta tidak ragu menyampaikan informasi mengenai potensi gangguan kepada pihak berwenang.
Melalui Kajian Subuh dan Tafsir Al-Qur’an di Masjid Al-Qodar, jajaran Polres Ciamis kembali mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga Ciamis tetap aman dan kondusif.


