Jakarta – Penyanyi dan penulis lagu rock asal Jakarta, Audi Kirana, resmi merilis album debut penuhnya bertajuk “Teenagerism” pada 10 Juli 2026 di bawah label Nepos & Chroniku.
Album berisi delapan lagu ini diproduseri oleh Daniel Clift dan Richard Benhard, menghadirkan satu cerita jujur tentang masa remaja: bukan versi yang sudah dirapikan, melainkan versi yang benar-benar hidup, berantakan, dan dirasakan.
Teenagerism menggambarkan pergulatan emosional dan mental dalam masa remaja, serta proses menavigasi jalan menuju kedewasaan.
Dari lagu pembuka “Stay” hingga penutup “All For You”, album ini memetakan perjalanan penuh warna, yakni rasa tidak aman dalam hubungan yang sehat, luka dari hubungan toxic, kehilangan jati diri, jatuh cinta lagi, hingga menerima bahwa tumbuh bukanlah proses linear.
“Stay adalah pertanyaan kepada pendengar, apakah mereka mau tetap bersama aku dan melewati semua naik-turun di Teenagerism. Karena pertumbuhan tidak akan mudah, dan lagu ini adalah pengakuan soal itu,” ucap Audi Kirana.
Single “Stay” menjadi fokus utama album sekaligus undangan bagi pendengar untuk ikut serta dalam perjalanan emosional yang ditawarkan.
Lagu ini bukan sekadar tentang hubungan romantis, melainkan ajakan untuk menerima diri sendiri dan orang lain apa adanya, meski dalam proses tumbuh yang penuh kerentanan.
Audi menulis seluruh materi dari pengalaman nyata, menjadikannya relevan bagi siapa saja yang pernah bertanya-tanya apakah mereka cukup pantas untuk dicintai di tengah fase remaja yang berantakan.
Secara musikal, album ini berakar pada genre rock dan pop rock, dengan aransemen yang menyeimbangkan energi gitar dan vokal penuh emosi.
Kehadiran produser Daniel Clift dan Richard Benhard memperkuat kualitas produksi, menghadirkan nuansa yang matang namun tetap raw sesuai tema besar album.
Audi Kirana sendiri bukan nama baru di kancah musik. Single debutnya “Perfect” (2023) berhasil meraih satu juta tayangan di YouTube dan 40 ribu streams di Spotify, dengan pendengar tersebar di Indonesia, Malaysia, dan Amerika Serikat.
Pencapaian tersebut menjadi fondasi kuat bagi langkah Audi menuju album penuh pertamanya.
Lewat album “Teenagerism”, Audi Kirana tidak hanya memperkenalkan dirinya sebagai musisi rock muda dengan energi segar, tetapi juga sebagai penulis lagu yang berani membuka sisi paling jujur dari masa remaja.
Album ini diharapkan mampu menjadi teman perjalanan bagi generasi muda yang sedang mencari jati diri, sekaligus bukti bahwa musik bisa menjadi medium refleksi yang kuat dan relevan. []


