Balikpapan, OPSI.ID – Kapal motor (KM) Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin mengalami kecelakaan setelah dihantam cuaca buruk di perairan sekitar Masalembo, Minggu (13/9/2026) dini hari.
Kapal jenis RORO tersebut dilaporkan berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 10.13 WIB.
Kapal kemudian hilang kontak pada Minggu sekitar pukul 02.00 WITA atau 01.00 WIB.
Informasi awal menyebutkan, kapal dihantam cuaca buruk hingga mengalami kemiringan ekstrem sebelum akhirnya terbalik.
Posisi terakhir KM Virgo Transport 8 tercatat berada di koordinat 4°31’51.82″S 114°02’06.88″E, atau sekitar 80 mil laut dari Banjarmasin, di kawasan perairan Masalembo.
Sebanyak 243 orang tercatat berada di atas kapal, terdiri dari penumpang dan anak buah kapal (ABK).
Berdasarkan data sementara hingga Minggu (13/9/2026) pukul 11.35 WIB, sebanyak 115 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Sementara itu, satu orang ditemukan meninggal dunia. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap penumpang dan ABK lainnya.
Namun, jumlah korban masih dapat berubah karena proses pendataan dan verifikasi masih berlangsung di lapangan. Data awal juga mencatat sekitar 70 orang masih dalam proses verifikasi.
Dalam proses evakuasi, sejumlah kapal turut memberikan bantuan. TB TCP berhasil mengevakuasi 38 orang, sementara TB Majuhan IX mengevakuasi 16 orang yang terdiri dari 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.
Selain itu, MV Handa dilaporkan turut mengevakuasi 32 orang dari lokasi kejadian.
Operasi pencarian dan pertolongan melibatkan tim SAR gabungan dengan mengerahkan KN SAR Laksmana 241 dari Banjarmasin serta KN SAR 249 Permadi dari Surabaya.
Pencarian juga diperkuat helikopter Dauphin AS 365 N3+ dari Lanudal Juanda untuk membantu penyisiran dari udara.
Sementara itu, posko untuk keluarga korban disiapkan di dua lokasi, yakni Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Tim SAR gabungan hingga kini masih melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.
Masyarakat dan keluarga penumpang diimbau mengikuti perkembangan informasi melalui Basarnas atau Kantor SAR Banjarmasin serta posko pengaduan keluarga yang telah disiapkan.
Catatan: Data jumlah korban dan orang yang masih dalam pencarian bersifat sementara dan masih dapat berubah seiring proses evakuasi serta verifikasi data di lapangan. []


