Bedah Antrean BBM Makassar, Pakar ITB Nobel Ungkap Solusinya

Makassar, OPSI.ID – Fenomena antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Pertamax, hingga Solar mengular dan melumpuhkan ruas jalan di Kota Makassar kurang lebih sepekan terakhir.

Pada Sabtu (12/9/2026) sore, barisan kendaraan di SPBU Jalan Pengayoman bahkan mencapai panjang 243 meter hingga melimpah ke bahu jalan utama dan memaksa arus lalu lintas merayap berjam-jam.

Membedah fenomena ini dari sudut pandang ekonomi dan manajemen, akademisi dari Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia (ITB) Nobel Indonesia, Dr. Sri Prilmayanti Awaluddin, menegaskan bahwa antrean yang berlarut-larut tersebut bukan lagi sekadar kendala teknis sesaat.

Kondisi krisis di lapangan ini merupakan sinyal kuat adanya disfungsi dalam manajemen alokasi dan rantai distribusi BBM dari hulu ke hilir.

Dari kacamata makro ekonomi, terbuangnya waktu produktif warga yang seharusnya dipakai untuk bekerja, membuka usaha, atau mobilitas rantai pasok logistik menciptakan opportunity cost (biaya peluang) yang sangat besar.

Penumpukan kendaraan yang menyita jam kerja berharga ini pada akhirnya bermuara pada kerugian bersih (deadweight loss) yang menggerus efisiensi perekonomian daerah Kota Makassar.

Alumnus Ilmu Ekonomi Universitas Hasanuddin itu juga menjelaskan bahwa, kelumpuhan ini dipicu oleh interaksi tiga variabel utama manajemen dan ekonomi pasar.

Pertama, kendati pasokan makro Pertamina diklaim aman, terdapat kendala operasional retail berupa hambatan pada tingkat laju pelayanan (service rate) serta ketidakmampuan kapasitas dispenser SPBU dalam meredam lonjakan kendaraan pada jam sibuk.

Kedua, terjadi keterbatasan informasi ketersediaan stok yang memicu persepsi kelangkaan (perceived scarcity) dan perilaku antisipasi (precautionary demand), sehingga keputusan warga mengantre bersamaan mengakibatkan demand shock.

“Ketiga, terdapat indikasi kebocoran alokasi di lapangan seperti praktik pelangsiran yang membutuhkan ketegasan pengawasan. Sebagai jalan keluar yang terintegrasi, sudut pandang manajemen menyodorkan strategi perbaikan yang harus segera dieksekusi oleh pemangku kebijakan,” ungkapnya via telepon.

Olehnya, ia melanjutkan Pertamina dan Pemerintah Daerah didorong untuk membuka transparansi data stok BBM secara real-time melalui platform publik guna menghalau panic buying, menggenjot kecepatan pelayanan operasional dengan memfungsikan seluruh dispenser serta mengoperasikan SPBU krusial 24 jam penuh, serta memperketat tim pengawas gabungan di lapangan agar penyaluran BBM bersubsidi dapat tepat sasaran. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Slowdive hingga Caribou Bakal Manggung di Joyland Sessions 2026

Jakarta - Promotor penyelenggara Plainsong Live secara resmi merilis...

Unit Indie-Pop Bogor, Starrducc Siap Gebrak Panggung Music Lane Festival Okinawa

Jakarta - Industri musik independen tanah air kembali mencatatkan...

Protocol Afro Bungkus Suara Kritis Kepada Sistem di Single Anarki

Jakarta - Industri musik independen Indonesia selalu menarik untuk...

Wantimpres Bukan Sekadar Pengkritik, Ini Kedudukan dan Tugasnya

JAKARTA, Opsi.id  – Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) memiliki kedudukan...

Buntut Diusir dari Ruang Sidang, Ahli Relawan Gibran Adukan Wakil Ketua MK dan Hakim ke MKMK

JAKARTA, Opsi.id – Persidangan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum...

Formasi Laporkan 9 Hakim MK ke MKMK Terkait Perkara Ijazah Gibran

Jakarta, OPSI.ID - Mahasiswa Indonesia (Formasi) melaporkan sembilan hakim Mahkamah...

Polri Bersama Masyarakat: Ujian Besar Kepemimpinan Kapolri Suyudi Ario Seto

Oleh: Firman Jaya Daeli (Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia...

Bupati Tolikara Dorong Pengrajin Terus Berinovasi, Karya Lokal Tampil di Kriyanusa 2026

Jakarta, Opsi.id  — Beragam karya kreatif masyarakat Tolikara tampil...

Berita Terbaru

Popular Categories