Makassar, OPSI.ID – Dalam rangka menyambut Milad ke-25 Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI), Fakultas Farmasi UMI menyelenggarakan rangkaian kegiatan Road to Milad Farmasi UMI ke-25 melalui agenda Innovation Pharmacist Product Expo dan Talkshow bersama Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Makassar.
Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting bagi Fakultas Farmasi UMI untuk memperkenalkan berbagai inovasi produk kefarmasian sekaligus memperkuat wawasan sivitas akademika mengenai perkembangan industri farmasi, regulasi, keamanan, mutu, dan aspek pengawasan produk kesehatan.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana yang edukatif dan interaktif. Dekan Fakultas Farmasi UMI, Apt. Aktsar Roskiana Ahmad, Ph.D., turut hadir dan berinteraksi bersama peserta serta tamu undangan dalam rangkaian kegiatan expo dan talkshow.
Innovation Pharmacist Product Expo, menghadirkan berbagai produk dan inovasi hasil pengembangan di bidang kefarmasian.
Expo menjadi ruang bagi mahasiswa, akademisi, maupun pihak terkait untuk memperkenalkan gagasan serta produk yang memiliki nilai inovasi dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya ditampilkan pada sisi teoritis ilmu kefarmasian, tetapi juga diperkenalkan pada proses bagaimana sebuah inovasi dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat.
Kehadiran berbagai produk pada area expo juga mencerminkan semangat Fakultas Farmasi UMI dalam mendorong kreativitas, inovasi, serta jiwa kewirausahaan mahasiswa dan insan farmasi.
Talkshow Bersama Kepala BPOM Makassar
Rangkaian kegiatan kemudian diperkaya dengan Talkshow bersama Kepala BPOM Makassar yang mengangkat pembahasan seputar dunia kefarmasian dan pengembangan produk, khususnya pentingnya memperhatikan aspek keamanan, mutu, manfaat, serta kepatuhan terhadap regulasi dalam menghasilkan produk yang dapat diterima dan digunakan oleh masyarakat.
Talkshow menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh perspektif langsung dari lembaga pengawas obat dan makanan mengenai tantangan serta peluang yang dihadapi oleh calon tenaga kefarmasian maupun pelaku inovasi produk.
Interaksi antara peserta, akademisi, dan pihak regulator juga menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman bahwa inovasi di bidang farmasi perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap keamanan dan perlindungan masyarakat.
Membangun Farmasis Inovatif dan Berdaya Saing
Pelaksanaan Road to Milad Farmasi UMI ke-25 tidak sekadar menjadi rangkaian peringatan hari jadi, tetapi juga menjadi wadah untuk merefleksikan perjalanan Fakultas Farmasi UMI dalam mendukung pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kefarmasian.
Melalui Innovation Pharmacist Product Expo dan Talkshow, Fakultas Farmasi UMI menunjukkan komitmennya untuk menciptakan lingkungan akademik yang mendorong mahasiswa dan insan farmasi agar mampu berpikir kreatif, adaptif, inovatif, serta memahami pentingnya regulasi dalam pengembangan produk kefarmasian.
Dengan semangat menuju Milad ke-25, kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, regulator, dan dunia industri, sekaligus menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya berbagai inovasi kefarmasian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Milad Farmasi UMI ke-25” menjadi momentum untuk terus melangkah bersama menguatkan pendidikan, memperluas inovasi, dan mempersiapkan generasi farmasis yang mampu menjawab kebutuhan serta tantangan kefarmasian di masa depan. []

