Aksa juga berharap kejuaraan antarklub se-Sulawesi Selatan dapat digelar secara rutin setiap tahun.
Kompetisi tersebut dinilai penting untuk membuka ruang bagi pemain muda menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi ajang pencarian bakat.
Dengan pelatihan yang berkelanjutan, ia berharap PSM dapat menemukan generasi penerus Ramang, legenda sepak bola Indonesia yang pernah mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.
Nama Ramang, menurut Aksa, menjadi bagian penting dari sejarah besar PSM dan sepak bola Indonesia. Oleh karena itu, semangat untuk melahirkan pemain-pemain hebat seperti dirinya harus terus dijaga.
Melalui momentum HUT ke-111 ini, Aksa berharap PSM tidak hanya mempertahankan kejayaannya, tetapi juga semakin serius membangun fondasi sepak bola dari tingkat daerah.
“Dengan pelatihan dan regenerasi yang konsisten, PSM diharapkan terus tumbuh menjadi klub besar dan mampu melangkah menuju usia 150 tahun dengan prestasi yang menakjubkan,” pesannya. []


