SAMOSIR, Opsi.id — Alusi Tao Toba bersiap menghadirkan dua rangkaian perayaan istimewa bagi anak-anak di kawasan Danau Toba.
Bertajuk Pasada Toba (Pagelaran Anak Samosir Danau Toba) dan Hari Anak, kedua kegiatan ini akan menjadi panggung bagi ratusan anak untuk menampilkan bakat dan potensi terbaik mereka.
Pasada Toba dijadwalkan berlangsung dalam dua sesi, yakni pada 13 Juni dan 18 Juni 2026, sementara perayaan Hari Anak akan digelar pada 23 Juli 2026.
Keseluruhan rangkaian kegiatan ini mengusung tema “Hutan” — sebuah metafora yang dalam dan penuh makna.
Hutan dipilih bukan tanpa alasan. Ia adalah simbol keberagaman; di dalamnya tumbuh berbagai jenis pohon, bergema aneka suara, dan hidup beragam makhluk yang saling berdampingan.
Anak-anak pun demikian. Setiap anak hadir dengan latar belakang, karakter, mimpi, kemampuan, dan cara bertumbuh yang berbeda-beda.
“Anak-anak itu seumpama hutan muda — penuh rasa ingin tahu dan potensi yang terus tumbuh,” demikian semangat yang diusung Alusi Tao Toba.
Baca juga: Purbaya Dorong Penyelesaian Hambatan Investasi dari Danau Toba hingga Mandalika
“Seperti hutan yang membutuhkan air, cahaya, tanah, serta keanekaragaman hayati di dalamnya, anak-anak membutuhkan kesempatan belajar, ruang bermain, panggung, dan dukungan keluarga serta lingkungan agar dapat berkembang menuju potensi terbaiknya.”
Kegiatan akan berlangsung di tiga lokasi sekaligus.


