‎Bank Jakarta Siapkan Pengalaman Baru untuk The Jakmania, Bukan Sekadar Sponsorship Persija

Jakarta – Kolaborasi Bank Jakarta dengan Persija Jakarta tidak berhenti pada kehadiran logo di jersey tim berjuluk Macan Kemayoran. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mempertemukan ekosistem sepak bola, komunitas suporter, layanan keuangan, hingga teknologi dalam sebuah pengalaman yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

‎Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai kolaborasi antara Bank Jakarta dan Persija dapat memperkuat ekosistem yang terbentuk di sekitar klub. Sinergi tersebut, menurutnya, dapat menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang semakin kuat antara tim yang dilatih oleh Shin Tae-yong, masyarakat khususnya The Jakmania, dan Jakarta.

‎Pada saat bersamaan, kata Pramono, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI juga membuka peluang lebih luas bagi Jakarta untuk berkembang sebagai destinasi sport tourism. Pertandingan sepak bola dan berbagai cabang olahraga lainnya diharapkan mampu menarik masyarakat dari luar Jakarta untuk datang dan menikmati berbagai fasilitas kota.

‎“Pertandingan sepak bola, olahraga yang lainnya kami membuka diri untuk itu. Termasuk konser-konser yang dulunya mungkin belum bersedia main di Jakarta. Sekarang ini apakah di Gelora Bung Karno (GBK), di Jakarta International Stadium (JIS) atau di tempat lain. Kami membuka diri dan kami memberikan kemudahan terhadap berbagai hal tersebut,” kata Pramono saat menghadiri acara Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick Off dan Launching New Website Bank Jakarta di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, dikutip Senin, 10 Agustus 2026.

‎Dia berharap seluruh persiapan tersebut membuat Persija dapat menjalani pertandingan dengan dukungan fasilitas yang semakin baik, sekaligus memberikan pengalaman yang nyaman bagi penonton.

‎“Dengan begitu saya betul-betul ingin Persija merasakan pertandingan dengan rasa aman, nyaman dan merasa mempunyai kebanggaan bahwa pertandingan untuk Jakarta adalah pertandingan untuk dirinya dan juga pertandingan untuk keluarganya,” jelasnya.

‎Pemprov DKI Jakarta Siapkan JIS sebagai Markas Persija

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menyiapkan JIS di Jakarta Utara, sebagai kandang utama Persija Jakarta dengan membenahi sejumlah akses pendukung menuju stadion.

Pramono mengatakan kesiapan JIS sebagai markas Persija menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan dukungan yang lebih optimal bagi klub kebanggaan masyarakat Jakarta.

‎Politisi senior PDI Perjuangan (PDIP) itu mengaku akan berkoordinasi bersama manajemen Persija, Jakmania, dan jajaran Pemprov DKI untuk membicarakan pengaturan penggunaan stadion.

‎Dia berharap tidak ada lagi persoalan penggunaan JIS yang membuat Persija harus berbagi jadwal dengan agenda lain, terutama ketika klub sedang menjalani pertandingan yang dinilai penting.

‎Bagi Pramono, dukungan pemerintah terhadap Persija bukan semata-mata mengenai penyediaan stadion. Kehadiran klub tersebut dinilai memiliki kaitan erat dengan kebanggaan masyarakat terhadap kotanya.

‎”Bagi saya, salah satu hal untuk membangun Jakarta ini adalah membangun kebanggaan, dan Persija ini sudah menjadi salah satu kebanggaan warga Jakarta,” ucapnya.

‎Pembenahan Akses Transportasi Menuju JIS dan Penyediaan Kantong Parkir

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol. Foto: Humas Pemprov Jakarta.

‎Pramono menjelaskan, pembenahan akses transportasi juga menjadi salah satu perhatian pemerintah agar masyarakat lebih mudah mencapai JIS saat menyaksikan pertandingan Persija.

‎Saat ini, kata dia, layanan kereta rel listrik (KRL) telah tersedia dengan pemberhentian di JIS, meski fasilitasnya masih menggunakan satu peron. Pemprov DKI berencana meningkatkan kapasitas tersebut dalam waktu dekat.

‎Selain transportasi publik, pengaturan kantong parkir juga disiapkan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar stadion.

‎Pemprov DKI Jakarta akan mendorong penonton memanfaatkan kawasan Ancol sebagai lokasi parkir ketika datang menyaksikan pertandingan di JIS.

‎Pramono menyebut, kebijakan tersebut akan dibuat lebih sederhana bagi masyarakat.

‎Intinya, penonton yang menggunakan area parkir Ancol untuk menyaksikan pertandingan Persija tidak perlu dikenakan biaya masuk kawasan seperti biasanya, melainkan cukup membayar tarif parkir.

‎”Saya sudah minta kepada JIS maupun kepada Ancol untuk itu yang diperlakukan sehingga orang betul-betul akan memanfaatkan parkir di Ancol semaksimal mungkin,” ucapnya.

‎Kolaborasi Menggaungkan Identitas Jakarta

‎Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam acara Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick Off dan Launching New Website Bank Jakarta di Taman Suropati, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 9 Agustus 2026. Foto: ist.

‎Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo mengatakan kolaborasi dengan Persija memiliki kedekatan tersendiri. Sebab, kedua entitas tersebut sama-sama membawa identitas Jakarta.

Menurutnya, Bank Jakarta melihat Persija bukan hanya sebagai klub sepak bola, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem masyarakat Jakarta yang memiliki basis komunitas dan dukungan suporter yang kuat.

‎Karena itu, kerja sama yang dibangun diharapkan berkembang menjadi kemitraan yang menghadirkan manfaat konkret bagi keluarga besar Persija dan The Jakmania.

‎Agus menekankan, Bank Jakarta ingin menghubungkan layanan keuangan dan teknologi yang dimilikinya dengan komunitas, serta aktivitas yang berkembang di sekitar Persija.

‎”Karena itu bagi kami kerjasama ini bukan sekadar sponsorship. Bukan hanya soal logo Bank Jakarta di jersey Persija. Kami ingin mempertemukan dua ekosistem besar Jakarta – Persija dengan sepak bola. Komunitas dan passion yang luar biasa yaitu The Jakmania – Bank Jakarta dengan layanan keuangan, teknologi dan ekosistem kota yang kami layani,” kata Agus.

Membangun ‎Kemitraan Strategis

‎Dia mengungkapkan, arah kolaborasi tersebut akan dikembangkan dari sekadar dukungan komersial menjadi kemitraan yang memberikan pengalaman baru.

‎Adapun program yang disiapkan, diharapkan dapat memberikan benefit yang relevan bagi para pendukung Persija, sekaligus memperluas interaksi Bank Jakarta dengan masyarakat.

‎Ia optimistis, musim kompetisi kali ini juga menjadi babak baru bagi Persija dengan hadirnya sejumlah pemain baru, serta Shin Tae-yong sebagai pelatih. Kehadiran pelatih asal Korea Selatan itu turut menjadi perhatian Agus, berdasar rekam jejaknya bersama tim nasional Indonesia.

‎Agus melihat terdapat kesamaan semangat antara pendekatan Shin Tae-yong dalam membangun permainan tim dengan transformasi yang tengah dijalankan Bank Jakarta.

‎Bagi Bank Jakarta, kecepatan mengambil keputusan, kemampuan beradaptasi, keberanian melihat peluang, dan kekompakan organisasi menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan kebutuhan masyarakat.

‎”Ternyata itu juga yang sedang kami lakukan di Bank Jakarta, kami ingin lebih cepat, lebih agile, lebih berani menangkap peluang. Kemudian yang terpenting seluruh organisasi bergerak sebagai satu tim. Jadi mudah-mudahan musim ini bukan hanya Persija yang naik kelas,” jelas Agus.

‎Peluncuran Bankjakarta.co.id

‎Di tengah penguatan kolaborasi dengan Persija, Bank Jakarta juga memperkenalkan wajah digital barunya melalui situs BankJakarta.co.id.

‎Kehadiran laman tersebut menjadi bagian dari pembaruan pengalaman digital yang ingin diberikan kepada masyarakat.

‎Sebelumnya, masyarakat mengenal layanan digital perusahaan melalui situs BankDKI.co.id. Pergantian identitas digital tersebut kini diikuti dengan upaya menghadirkan tampilan dan pengalaman penggunaan yang lebih sesuai dengan arah transformasi Bank Jakarta.

‎Agus menilai perubahan tersebut bukan semata-mata mengenai nama maupun alamat situs. Lebih jauh, pembaruan itu menjadi bagian dari upaya membangun layanan perbankan yang lebih mudah digunakan dan semakin dekat dengan kebutuhan nasabah.

‎“Saya tidak ingin terlalu banyak menceritakan website baru ini, karena digital experience harusnya dirasakan bukan diceritakan. Jadi kepada teman-teman media dan The Jakmania yang seluruhnya hadir, silakan buka BankJakarta.co.id dari handphone masing-masing Explore it, try it, feel the difference,” tuturnya.

‎Menurut Agus, proses transformasi tidak dapat berhenti pada peluncuran satu produk atau pembaruan satu kanal layanan. Evaluasi dan perbaikan harus terus dilakukan berdasarkan pengalaman masyarakat ketika menggunakan layanan tersebut.

‎Dia menekankan, masukan dari pengguna menjadi bagian penting dalam perjalanan pembaruan Bank Jakarta.

‎Dengan demikian, transformasi yang dilakukan tidak hanya terlihat dari sisi tampilan, tetapi juga dapat dirasakan melalui kualitas interaksi antara bank dan nasabah.

‎”Karena bagi kami transformasi bukan tentang mengatakan bahwa Bank Jakarta sudah sempurna Transformasi adalah keberanian untuk terus menjadi lebih baik,” kata Agus Haryoto Widodo. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Jokowi Bakal Hadiri Pertemuan Akbar Masyarakat Dayak, Ini Agendanya

Jakarta, OPSI.ID - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)...

Kasus Narkoba, 2 Anggota Polres Empat Lawang Diberhentikan Tidak Hormat

Sumsel, OPSI.ID - Dua personel Polres Empat Lawang, Sumatera...

Unhas Hadirkan Ahli Metabolomics Jepang, Ungkap Masa Depan Pangan Fungsional

Makassar, OPSI.ID - Makanan tidak hanya berfungsi sebagai sumber...

Anak Pejabat di Lampung Mangkir dari Panggilan Polisi, Tersangka Penganiayaan Kekasih

Lampung, OPSI.ID - Anak seorang pejabat di Lampung yang...

Hadapi Puncak Musim Kemarau, Kodam Hasanuddin Siagakan Personel Tangani Karhutla

Makassar, OPSI.ID - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi...

Pemerintah Cairkan Rp18,9 Triliun untuk 546 Daerah, Gaji PPPK Dipastikan Aman

JAKARTA, Opsi.id  – Pemerintah pusat mencairkan tambahan anggaran sebesar...

Febri Diansyah Beber 9 Dugaan Pelanggaran dalam Kasus Febrie Adriansyah

JAKARTA, Opsi.id  – Kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah,...

Berita Terbaru

Popular Categories