BBKSDA Sumut: Pemulihan Dewi Siundol Butuh Waktu 2 Bulan

Medan – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara memperkirakan waktu pemulihan dan penyembuhan Dewi Siundol , Harimau Sumatera yang masuk dalam perangkap jebak, memerlukan waktu 1 hingga 2 bulan.

“Lamanya waktu pemulihan dan penyembuhan diperkirakan lebih kurang 1-2 bulan dengan melihat perkembangan kondisi kesehatannya,” kata Pelaksana Tugas Kepala BBKSDA Sumut, Irzal Azhar dalam siaran pers diterima Opsi, Minggu, 19 Desember 2021.

Hasil pemeriksaan tim medis gabungan dari BBKSDA Sumut, Yayasan Bodhicitta Mandala Medan dan drh Anhar Lubis, kata Irzal, terdapat beberapa bagian tubuh Harimau Sumatera, seperti pada siku bagian kaki depan dan belakang, serta pada semua telapak kaki depan dan belakang terlihat luka, bahkan luka tersebut sebagian telah berbelatung.

“Dari hasil pemeriksaan, tim medis berkesimpulan bahwa tingkat lukanya masif,” katanya.

Tindakan medis yang sudah dilakukan terhadap Harimau Sumatera yang terlihat lemah ini, sambungnya, berupa pemasangan infus, pemberian antibiotik long acting, anti imflamasi, suporting, membersihkan luka yang berbelatung, antelmentik dan memulihkan kondisi.

“Untuk tindakan lanjutan yang akan terus dilakukan adalah pemantauan/observasi, melakukan cek darah ke laboratorium dan pengobatan rutin pada luka,” terangnya.

Sebelumnya, usai sebulan lebih berkonflik dengan warga Kabupaten Padang Lawas (Palas), seekor Harimau Sumatera akhirnya masuk dalam perangkap jebak di Desa Siundol Julu, Kecamatan Sosopan, Kamis, 16 Desember 2021 sekitar pukul 12:15 WIB.

Setelah dievakuasi ke Sanctuary Harimau Sumatera Barumun di Desa Batu Nanggar, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara, dan diperiksa kondisi kesehatannya, Harimau Sumatera ini diberi nama penandaan Dewi Siundol . ()

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Slowdive hingga Caribou Bakal Manggung di Joyland Sessions 2026

Jakarta - Promotor penyelenggara Plainsong Live secara resmi merilis...

Unit Indie-Pop Bogor, Starrducc Siap Gebrak Panggung Music Lane Festival Okinawa

Jakarta - Industri musik independen tanah air kembali mencatatkan...

Protocol Afro Bungkus Suara Kritis Kepada Sistem di Single Anarki

Jakarta - Industri musik independen Indonesia selalu menarik untuk...

Wantimpres Bukan Sekadar Pengkritik, Ini Kedudukan dan Tugasnya

JAKARTA, Opsi.id  – Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) memiliki kedudukan...

Buntut Diusir dari Ruang Sidang, Ahli Relawan Gibran Adukan Wakil Ketua MK dan Hakim ke MKMK

JAKARTA, Opsi.id – Persidangan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum...

Formasi Laporkan 9 Hakim MK ke MKMK Terkait Perkara Ijazah Gibran

Jakarta, OPSI.ID - Mahasiswa Indonesia (Formasi) melaporkan sembilan hakim Mahkamah...

Polri Bersama Masyarakat: Ujian Besar Kepemimpinan Kapolri Suyudi Ario Seto

Oleh: Firman Jaya Daeli (Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia...

Bupati Tolikara Dorong Pengrajin Terus Berinovasi, Karya Lokal Tampil di Kriyanusa 2026

Jakarta, Opsi.id  — Beragam karya kreatif masyarakat Tolikara tampil...

Berita Terbaru

Popular Categories