BBWS Cimanuk-Cisanggarung dan BMKG Jabar Perkuat Sinergi Antisipasi Kemarau Panjang 2026

Cirebon – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat menggelar rapat koordinasi guna memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi musim kemarau panjang yang diperkirakan terjadi pada tahun 2026 di sejumlah wilayah Jawa Barat.

Pertemuan tersebut membahas berbagai strategi mitigasi untuk menjaga ketersediaan sumber daya air, baik untuk kebutuhan masyarakat maupun sektor pertanian, seiring prediksi meningkatnya dampak fenomena iklim global yang berpotensi memicu kekeringan.

Dalam pemaparannya, BMKG Jawa Barat menyampaikan perkembangan kondisi iklim terbaru yang menunjukkan indikasi menguatnya fenomena El Nino. Berdasarkan hasil pemantauan, anomali suhu muka laut di kawasan Nino 3.4 mencapai angka +1,61 yang menjadi indikator kemungkinan terjadinya penurunan curah hujan secara signifikan di sejumlah daerah.

Perwakilan BMKG Jawa Barat, Yoga, mengatakan informasi iklim tersebut menjadi dasar penting dalam penyusunan langkah-langkah mitigasi agar dampak musim kemarau dapat diminimalkan.

“Informasi iklim ini menjadi acuan penting dalam menjaga ketersediaan air dan mengantisipasi dampak kekeringan,” ujar Yoga.

Sementara itu, BBWS Cimanuk-Cisanggarung yang membawahi delapan kabupaten/kota dengan pengelolaan sembilan bendungan memastikan kondisi tampungan air saat ini masih berada pada level yang relatif aman.

Kepala Bidang Operasi BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Martius, mengungkapkan sebagian besar bendungan yang berada di bawah pengelolaan pihaknya masih memiliki kapasitas tampungan di atas 65 persen sehingga dinilai cukup untuk menopang kebutuhan air selama musim kemarau.

“Kondisi tampungan bendungan saat ini masih cukup aman untuk memenuhi kebutuhan air baku dan irigasi selama musim kemarau,” kata Martius.

Meski demikian, BBWS tetap menyiapkan sejumlah langkah teknis sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya kekeringan di beberapa wilayah. Berbagai upaya telah disiapkan mulai dari pengaturan distribusi air irigasi, optimalisasi pasokan air dari bendungan, hingga penyediaan sarana pendukung di lapangan.

Martius menjelaskan, pihaknya juga menyiapkan pompa air dan pompa bertenaga surya, mobil tangki air, pembangunan sumur bor, serta personel yang siap diterjunkan apabila terdapat laporan kekeringan dari pemerintah daerah.

Selain menyiapkan infrastruktur dan dukungan teknis, BBWS Cimanuk-Cisanggarung juga melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi bendungan dan jaringan irigasi. Koordinasi dengan pemerintah daerah terus diperkuat untuk memastikan langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat apabila terjadi krisis air di suatu wilayah.

Martius menegaskan komitmen BBWS dalam mendukung daerah yang terdampak kekeringan agar kebutuhan air masyarakat maupun sektor pertanian tetap terjaga selama musim kemarau berlangsung.

“Kami siap membantu daerah yang mengalami kekeringan melalui distribusi air, pompa, maupun dukungan teknis lainnya agar kebutuhan masyarakat dan pertanian tetap terpenuhi,” tegasnya.

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama antara BBWS Cimanuk-Cisanggarung, BMKG Jawa Barat, dan pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kemarau panjang yang diprediksi terjadi pada tahun mendatang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Mahen Hadirkan Interpretasi Baru Lagu Aku Bisa Milik Flanella

Jakarta - Penyanyi solo R&B Indonesia, Mahen, resmi meluncurkan...

Grup Band The Trees & The Wild Rilis Vinyl Album Zaman, Zaman

Jakarta - Tepat pada 16 September 2026, album studio...

‎Pansus DPRD DKI Segera Panggil Direktur RSUD terkait Motor Serampangan Parkir Liar di Trotoar

‎Jakarta – Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD...

Kenduri Kue Bulan di Pecinan Cirebon Jadi Ruang Bertemunya Beragam Budaya

Cirebon – Jalan Winaon, Kota Cirebon, kembali disiapkan menjadi...

Sidang MK Memanas, Relawan Gibran Soroti Legal Standing dan Tenggat Gugatan PHPU

JAKARTA, Opsi.id — Relawan Militan Gibran 08 Nusantara menyampaikan...

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP 11,6 Persen

JAKARTA, Opsi.id — Partai Gerindra mencatat elektabilitas tertinggi dalam...

Rano Karno Buka Peluang CFD Dua Kali Seminggu untuk Tekan Emisi Karbon

Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyambut...

ITPLN Sukses Cetak SDM Energi asal Papua, DEN Ajak Perluas ke Wilayah 3T

‎Jakarta - Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Prof. Dr....

Berita Terbaru

Popular Categories