Cipayung Plus Bakal Demonstrasi Kawal BK DPRD DKI Periksa Hardiyanto Kenneth

Jakarta – Koordinator Cipayung Plus Azzuhri, menegaskan pihaknya turut mengawal proses pemeriksaan terhadap Anggota Komisi C DPRD DKI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Hardiyanto Kenneth oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta, yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026.

‎Sebagai informasi, Hardiyanto Kenneth tengah disoroti publik dalam dugaan menerobos jalur khusus Transjakarta dan bersitegang dengan polisi lalu lintas di Pesing, Jakarta Barat, pada Jumat, 3 Juli 2026 kemarin.

‎Ia meminta BK DPRD DKI yang dipimpin oleh Yudha Permana, harus membuktikan independensinya di tengah kecurigaan publik terhadap potensi kompromi politik.

‎Azzuhri menegaskan, masyarakat berhak mengetahui proses pemeriksaan etik terhadap Hardiyanto Kenneth dapat berjalan secara objektif.

‎”Bukan sekadar formalitas,” ujar Azzurri dalam keterangannya, dikutip Senin, 13 Juli 2026.

‎Azzuhri menilai perilaku Kenneth yang disebut-sebut memaki petugas kepolisian saat pengaturan lalu lintas di jalur khusus Transjakarta, telah mencederai etika pejabat publik, serta mencoreng wibawa lembaga legislatif.

‎”Tidak bisa ditoleransi. Pejabat publik seharusnya memberi contoh, bukan justru meminta perlakuan khusus di ruang publik,” ujarnya.

‎Azzuhri menyampaikan, Cipayung Plus pun siap menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD DKI Jakarta agar BK DPRD DKI tidak bekerja di bawah tekanan dan tetap memegang prinsip transparansi.

‎“Kami akan turun ke jalan untuk mengawal proses ini agar tidak ‘masuk angin’,” kata Azzuhri.

‎Ia juga mendesak agar sanksi tegas harus dijatuhkan apabila dugaan pelanggaran memang benar terbukti.

‎Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap DPRD DKI Jakarta.

‎“Semua anggota dewan harus setara di hadapan aturan. Tidak boleh ada yang kebal,” ujarnya.

‎Sementara, Ketua BK DPRD DKI Jakarta, Yudha Permana, memastikan pihaknya akan memanggil Hardiyanto Kenneth untuk menjalani pemeriksaan resmi pada Selasa, 14 Juli 2026.

‎Politisi Partai Gerindra itu menegaskan, seluruh proses akan berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

‎Yudha juga membantah adanya intervensi dalam penanganan kasus tersebut. Ia membantah isu bahwa BK telah “dikondisikan”.

‎“Tidak ada intervensi. Semua anggota BK bekerja sesuai aturan dan mekanisme yang ada,” ucap Yudha Permana. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

ITPLN Bakal Kembangkan Kampus Terpadu, Rektor: Asah Terus Kreativitas

‎Jakarta - Rektor Institut Teknologi PLN (ITPLN) Prof. Dr....

Bukan Sekadar Jalan-jalan! Pengusaha Muda GAMKI Bawa Produk UMKM Indonesia ke China

JAKARTA, Opsi.id – Delegasi Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia...

Koperasi Astra Salurkan Rp9,035 Miliar Beasiswa kepada 4.586 Anak Anggota pada Tahun 2026

‎Jakarta - Koperasi Astra kembali menyalurkan beasiswa bagi anak...

Jendral Kantjil Kritisi Budaya Validasi Digital Lewat Single Jenny

Jakarta - Di tengah derasnya arus tren media sosial,...

Unit Punk The Kuda Lepas Maxi-Single Isi 4 Lagu

Jakarta - Kuartet punk asal Bogor, The Kuda, kembali...

Juicy Luicy Klarifikasi Polemik Batal Tampil di XYZ Liveground Batam

Jakarta - Polemik batal tampilnya grup musik Juicy Luicy...

Berita Terbaru

Popular Categories