Dialog Dini Hari Rilis Album Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi

Jakarta – Band folk asal Bali, Dialog Dini Hari, resmi merilis album terbaru bertajuk “Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi”. Album ini berisi delapan lagu yang lahir dari perjalanan panjang band melewati kehilangan, perubahan, pertemuan dengan orang-orang baru, hingga proses menemukan kembali rasa “rumah” di dalam tubuh band itu sendiri.

Judul album ini berangkat dari dinamika yang dialami band sejak era “Tentang Rumahku”. Dadang SH Pranoto menjelaskan, “Banyak hal yang terjadi. Kehilangan personel, lalu mulai lagi dengan orang-orang baru. Dari situ muncul pikiran bahwa rasa rumah seharusnya bisa kita buat kembali utuh. Akhirnya judul lagu Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi terasa mewakili keseluruhan album ini.”

Bagi Dadang, rumah bukan sekadar tempat fisik, melainkan ruang emosional. “Rumah bisa menjadi tempat kita beristirahat, mengeluh, atau menjadi diri sendiri. Tapi kita juga bisa menjadi rumah buat orang lain. Di rumah kita seharusnya bisa lebih jujur, lebih telanjang. Apa pun yang terjadi di luar, rumah tetap menjadi tempat yang aman,” ujarnya.

Album ini dikerjakan dengan pendekatan sederhana, menempatkan songwriting sebagai pusat. Setelah beberapa tahun bereksperimen dengan sound design, kali ini Dialog Dini Hari memilih untuk kembali ke akar dengan instrumen yang sama seperti saat tampil di panggung.

Proses rekaman dilakukan di Uma Pohon Studio, Denpasar, dengan dukungan Black Sand Studio. Mereka menggunakan perangkat analog Studer 963 keluaran 1983, dan pendekatan serupa diterapkan dalam mixing.

Dadang menekankan bahwa penggunaan perangkat analog bukan sekadar estetika. “Apa yang dimainkan, itulah output yang kita dengar. Tidak banyak polesan. Semuanya lebih telanjang. Itu akhirnya ikut membentuk mental kami ketika merekam album ini,” jelasnya.

Delapan lagu dalam album ini bergerak melalui tema rumah, kehilangan, hubungan antarmanusia, persahabatan, lingkungan, hingga apa yang terjadi di sekitar mereka. Lagu “Biarlah” menghadirkan kolaborasi dengan Sugeng Wisnu dari White Swan.

Sementara itu, lagu “Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi” dipilih sebagai focus track karena merangkum keseluruhan album baik secara tema maupun musikal.

Album ini akan dirilis secara digital pada 18 September 2026. Edisi fisik dalam format kaset akan hadir bersama Jajan Kaset, sementara CD akan dirilis bersama deMajors. Setelah perilisan digital, perjalanan album akan dilanjutkan melalui video musik Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi yang disutradarai oleh Indira Larin.

Bagi Dialog Dini Hari, album ini bukan tentang nostalgia atau kembali ke masa lalu. Dadang menegaskan, “Album ini lebih dekat dengan proses menemukan kembali sesuatu yang sejak awal menjadi dasar kami: menulis lagu, bermain bersama, dan membangun sebuah ruang yang cukup jujur untuk kembali disebut rumah.”

Lewat album “Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi”, Dialog Dini Hari menegaskan eksistensinya sebagai band yang tetap relevan setelah hampir dua dekade, menghadirkan karya yang jujur, sederhana, namun penuh makna.

Album ini menjadi bukti bahwa rumah, dalam arti emosional maupun musikal, selalu bisa lahir kembali. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Aksi Prajurit TNI di Makassar Bagi-bagi Masker Gratis ke Warga

MAKASSAR – Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1408/Makassar turun...

Dosen ITPLN Suroso Isnandar Jadi Dirut Baru PLN, Ini Harapan Kampus

Jakarta – Rektor Institut Teknologi PLN (ITPLN) Prof. Dr....

Mentas di Hari Pertama Synchronize Fest 2026, The Changcuters Singgung Karhutla

Jakarta - Panggung festival musik kerap kali menjadi ruang...

9 Gitaris Legendaris Tanah Air Jadi Pembuka Konser Guns N’ Roses 2026

Jakarta - Sebuah pencapaian monumental dan gagasan revolusioner kembali...

Baru Naik Panggung, Afgan Sukses Bikin Penonton Synchronize Fest 2026 Koor Massal

Jakarta - Panggung festival musik berskala besar sering kali...

Grup Duo Narangga Lepas Single Kau dan Aku

Jakarta - Menavigasi berbagai fase kehidupan yang penuh dengan...

Single Terbaru Memilih Diam dari Mahatva Resmi Dirilis

Jakarta - Di tengah ritme kehidupan modern yang kerap...

Berita Terbaru

Popular Categories