Dorong Keterwakilan Perempuan di KPU-Bawaslu, Netty: Setidaknya 30 Persen Terpilih

Jakarta – Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Netty Prasetyani Aher mendorong keterwakilan perempuan dalam ranah politik  saat dirinya menjadi keynote speaker pada webinar bertajuk `Memastikan Demokrasi Berkualitas Melalui Representasi Perempuan di Politik`, Senin, 14 Februari 2022.

“Demokrasi adalah sebuah proses yang memberikan kedaulatan di tangan rakyat. Demokrasi yang berkualitas harus melibatkan rakyat secara substantif dan langsung, termasuk kaum perempuan,” kata Netty.

Lebih lanjut, dia mengatakan upaya mendorong keterwakilan perempuan di politik sebagai langkah strategis yang dapat mendukung peningkatan kualitas demokrasi. 

Menurutnya, perbedaan pengalaman yang dimiliki oleh perempuan yang tidak dialami oleh laki-laki menjadi salah satu alasan keniscayaan menghadirkan perempuan dalam ruang-ruang pengambilan kebijakan politik.

“Kehadiran perempuan dalam politik bukan hanya pada konteks ide atau gagasan, melainkan juga kehadiran fisik. Keberadaannya dibutuhkan untuk melengkapi formulasi kebijakan dan arah pembangunan demokrasi yang berkualitas, pembangunan yang mengedepankan prinsip keadilan dan kesetaraan serta makin mendekatkan pada sasarannya, yakni kesejahteraan rakyat sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi, UUD 1945,” ujarnya.

Anggota legislatif dari Dapil Jawa Barat VIII ini juga mengemukakan harapannya agar banyak perempuan yang menemukan jalan suksesnya melalui keterlibatan dalam politik, baik di legislatif maupun di lembaga penyelenggara pemilu.

“Dalam proses pemilihan anggota KPU dan Bawaslu RI yang tengah berlangsung di DPR RI, diharapkan setidaknya 30 persen perempuan terpilih. Bukan hanya di pusat, tetapi juga diikuti menempatkan 30 persen perempuan di lembaga penyelenggara pemilu di tingkat provinsi dan kota-kabupaten,”tuturnya.

Dia berpandangan, perempuan yang aktif di politik seyogianya membangun kapasitas yang mumpuni agar mampu mengemban jabatan strategis serta menyelesaikan masalah dan menjawab berbagai isu yang sangat dinamis di tengah disruptif 4.0.

Netty menutup pemaparannya dengan mengutip ucapan politisi dan pahlawan nasional J. Leimena tentang hakikat politik.

“KPU dan Bawaslu harus mampu menjadi lembaga yang memastikan hadirnya demokrasi berkualitas, demokrasi yang melayani rakyat. Sebagaimana Bapak Leimena mengatakan bahwa sejatinya politik bukan sekedar alat untuk mencapai kekuasaan, tapi politik adalah seperangkat etika untuk memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat Indonesia,” ucap Netty.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Bupati Gowa Laporkan 2 Saksi Pansus Angket DPRD ke Bareskrim Polri

Gowa, OPSI.ID - Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang melaporkan...

Grup Band UNGU Siapkan Konser 30 Tahun Bertajuk Waktu Yang Dinanti: Final Chapter

Jakarta - Selama tiga dekade, UNGU bukan sekadar menjadi...

Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai 5 Juli

•Big Match Portugal vs Spanyol hingga Brasil Tantang Norwegia Jakarta,...

Usai Oplas Rp65 Juta, Elly Sugigi Tegas: Saya Tak Mau Lagi Sama Laki-laki Jelek

Jakarta, OPSI.ID - Artis sekaligus komedian Elly Sugigi mengungkapkan...

Wali Kota Wesly Pimpin Penampilan Pesona Budaya Simalungun dan Ragam Etnis di Karnaval Budaya Nusantara

Pematangsiantar, Opsi.id - Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH...

IPW Minta Kapolri Turun Tangan Evaluasi Kapolres Labuhanbatu soal Tahanan Kabur

Labuhanbatu, Opsi.id - Indonesia Police Watch (IPW) mengkritik keras...

Diduga Rekayasa Penculikan untuk Tutupi Korupsi, Wali Kota di Meksiko Terancam 16 Tahun Penjara

Jakarta, Opsi.id – Wali Kota Tenancingo, Negara Bagian Meksiko,...

Berita Terbaru

Popular Categories