DPRD DKI Minta Pemprov Jakarta Kaji Matang Wacana Kenaikan Tarif TransJakarta

‎Jakarta – Wacana kenaikan tarif TransJakarta masih menjadi salah satu opsi yang tengah dikaji Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan manajemen TransJakarta. Namun, DPRD DKI Jakarta mengingatkan agar kebijakan tersebut dipertimbangkan secara matang, mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tekanan.

‎Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Dimaz Raditya Nazar Soesatyo mengatakan menaikkan tarif Transjakarta untuk saat ini belum menjadi langkah yang baik.

‎Menurut dia, daya beli masyarakat harus menjadi pertimbangan utama sebelum Pemprov DKI mengambil keputusan.

‎”Karena kondisi ekonomi secara luas sekarang sedang ada kenaikan. Dolar naik, segala macam naik. Saya kira juga kalau dinaikkan tarif sekarang mungkin belum tepat,” kata Dimaz usai rapat RKPD 2027 di Ruang Komisi C DPRD DKI Jakarta, dikutip Sabtu, 30 Mei 2026.

‎Meski demikian, Dimaz menilai Pemprov DKI menghadapi dilema. Karena besarnya kebutuhan subsidi transportasi publik ini di tengah menurunnya kapasitas fiskal daerah.

‎Salah satu penyebabnya, ujar dia, adalah berkurangnya Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima Pemprov DKI Jakarta.

Ketua Komisi C DPRD DKI Dimaz Raditya Nazar Soesatyo ditemui usai pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 25 Mei 2026. Foto: Morteza Syariati Albanna.

‎Menurut politisi Partai Golkar ini, opsi penyesuaian tarif muncul sebagai salah satu cara untuk mengurangi beban subsidi yang selama ini ditanggung APBD DKI Jakarta.

‎”Terakhir kita bicara dengan TransJakarta, sedang dikaji untuk kenaikan tarif. Salah satu opsi, tetapi ini bukan hal yang pasti. Tujuannya supaya mengurangi beban subsidi,” ujarnya.

‎Dimaz menjelaskan, besarnya subsidi yang diberikan Pemprov DKI kepada TransJakarta saat ini mencapai sekitar Rp4,2 triliun per tahun. Angka tersebut dinilai cukup membebani APBD di tengah meningkatnya kebutuhan belanja daerah lainnya. Mulai dari belanja pegawai, program sosial, hingga berbagai program prioritas yang dijalankan Pemprov DKI bersama DPRD.

‎Maka itu, kata Dimaz, Komisi C DPRD DKI Jakarta mendorong TransJakarta untuk menghadirkan berbagai inovasi dan sumber pendapatan baru agar tidak terus mengandalkan subsidi pemerintah.

‎”Subsidi memang dibutuhkan masyarakat. Kalau dihilangkan tentu akan berat. Tetapi angka subsidi itu tidak harus selalu 100 persen berasal dari APBD. Harus ada ide kreatif yang bisa mendorong angka subsidi tersebut berkurang tanpa mengurangi manfaat yang diterima masyarakat,” kata Dimaz.

‎Ia mengungkapkan, tantangan yang diberikan kepada manajemen PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) adalah mencari terobosan dan program yang mampu meningkatkan pendapatan perusahaan. Sehingga ketergantungan terhadap subsidi dapat ditekan tanpa membebani pengguna layanan.

‎Dimaz menekankan, kajian mengenai tarif maupun skema pengurangan subsidi masih akan terus dibahas dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi ekonomi ke depan.

‎Ia berharap setiap kebijakan yang diambil nantinya tetap menjaga keseimbangan antara keberlanjutan layanan transportasi publik dan kemampuan masyarakat dalam membayar tarif.

‎”Apakah perlu naik tarif atau tidak, itu masih perlu dikaji ulang. Kita juga belum tahu bagaimana kondisi ekonomi ke depan. Yang terpenting adalah bagaimana subsidi bisa ditekan tanpa membuat masyarakat terbebani,” tutur Dimaz Nazar Soesatyo. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Dibintangi Atiqah Hasiholan, Film Pasukan 1000 Janda Angkat Kisah Malahayati

Jakarta - Rumah produksi Manara Films resmi merilis teaser...

Drama 11 Gol di GBK! Timnas Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2

Jakarta, OPSI.ID - Timnas Indonesia memastikan tiket ke babak...

Pansus DPRD DKI Temukan Dugaan Manipulasi Omzet Parkir di Sejumlah RSUD

‎Jakarta - Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD...

Presiden Prabowo Subianto Resmi Lantik 18 Pejabat Baru Kabinet dan Lembaga Negara

Jakarta, OPSI.ID - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara...

Azas Tigor Nainggolan Soroti Parkir Liar Jakarta: Potensi Retribusi Capai Rp8,04 Triliun per Tahun

Jakarta - Analis Kebijakan Transportasi sekaligus Ketua Koalisi Warga...

Pelajar 14 Tahun Bobol Konter HP di Cirebon, Wajah Ditutupi Celana

Cirebon – Seorang pelajar berusia 14 tahun diamankan Satuan...

Sidak RSD Gunung Jati Cirebon, DPRD Minta Kondisi Keuangan dan Utang Dibuka Transparan

Cirebon – Komisi III DPRD Kota Cirebon menyoroti sejumlah...

Berita Terbaru

Popular Categories