Jakarta – Dinamika kehidupan profesional di perkotaan sering kali menyisakan berbagai tantangan psikologis bagi para pelakunya. Mulai dari beban tugas yang tidak sebanding dengan kompensasi finansial, durasi kerja yang melampaui batas kewajaran, hingga stagnasi jenjang karier.
Menanggapi fenomena sosial tersebut, duo kreatif Duovertime secara resmi meluncurkan single debut mereka yang bertajuk “Ga Pernah End”. Karya ini didistribusikan secara luas melalui berbagai platform pemutaran musik digital.
Kehadiran single “Ga Pernah End” diposisikan sebagai cerminan representatif atas pengalaman kolektif yang kerap dihadapi oleh sebagian besar tenaga kerja di Indonesia.
Alih-alih menghadirkan narasi fiksional, karya ini secara terbuka mengartikulasikan realitas harian yang sering kali luput dari diskursus formal di lingkungan profesional.
Dalam struktur liriknya, Duovertime memilih untuk menyampaikan kritik sosial secara langsung tanpa menggunakan eufemisme yang berlebihan. Pendekatan ini dinilai mampu merepresentasikan kejenuhan yang dirasakan oleh para pekerja secara faktual.
Melalui pengulangan hook yang konsisten, lagu ini merangkum esensi kejenuhan pekerja melalui kalimat pendek yang mudah diingat, menggambarkan siklus pekerjaan yang repetitif dan menuntut ketahanan mental tinggi.
Pihak produser dan kreator di balik Duovertime menyatakan bahwa karya ini tidak dimaksudkan sebagai instrumen pengubah kebijakan ketenagakerjaan, melainkan sebagai bentuk validasi psikologis bagi para pendengarnya.
Validasi ini diharapkan mampu meredakan beban mental melalui rasa solidaritas antarpelaku industri.
“Akhirnya rilis juga, debut single Duovertime yang diolah dari konten kami sehari-hari hahahaha biar makin terngiang dah tuuhh,” ujar Devan mengenai proses adaptasi konten digital mereka menjadi sebuah karya musik utuh.
Senada dengan hal tersebut, Ibong menjelaskan bahwa esensi utama dari perilisan single ini adalah membangun ikatan emosional serta memberikan ruang bagi para pekerja untuk menerima situasi yang mereka hadapi.
“Lagu ini hadir untuk mengajak kita para pekerja bisa lebih berdamai, dan kamu gak sendirian,” ungkap Ibong.
Single “Ga Pernah End” merupakan hasil kolaborasi penulisan lirik yang melibatkan Devan Yulio Setiawan, Muhammad Syaepullah, dan Christian Bong. Materi dasar lagu ini diadaptasi dari konten kreatif berbasis keseharian yang sebelumnya telah mendapatkan sambutan positif dari basis audiens Duovertime.
Dari aspek tata suara dan aransemen, produksi dikawal oleh Muhammad Haekal bersama Gerald Liu yang bertindak sebagai co-producer.
Karakter vokal dibawakan secara kolaboratif oleh Devan dan Ibong, sementara tahap akhir pencampuran suara (mixing) serta penguasaan audio (mastering) dipercayakan kepada Abror Samdya guna menjaga standar kualitas akustik yang optimal. []

