Fraksi PSI DKI Jakarta Perjuangkan Isu Kesehatan Mental di Ranperda Siskesda

Jakarta – Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta mengungkapkan ada 125 ribu kunjungan warga ke layanan kesehatan jiwa di seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) pada tahun 2025 lalu.

‎Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Elva Farhi Qolbina menilai isu kesehatan mental menjadi semakin mendesak dan tidak bisa diabaikan lebih lama lagi.

‎“Dengan adanya ratusan ribu warga kita yang mengakses layanan kesehatan jiwa pada tahun lalu, itu menunjukkan kalau isu ini sudah menjadi permasalahan serius dan tidak bisa disepelekan lagi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI harus memerhatikan masyarakatnya dan memberikan pelayanan yang mereka butuhkan,” katanya dalam rilis resmi dikutip Rabu, 1 Juli 2026.

‎Elva menegaskan, Fraksi PSI konsisten mengawal isu kesehatan mental sebagai salah satu permasalahan warga Jakarta yang perlu diatasi oleh Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya, dengan memperjuangkan agar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Sistem Kesehatan Daerah (Siskesda) secara eksplisit mencantumkan pasal-pasal terkait layanan kesehatan mental.

‎Menurut dia, selama ini kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daerah. Padahal, tekanan hidup yang dialami oleh masyarakat kian tinggi dan mereka juga semakin menyadarinya.

‎“Kami dari Fraksi PSI selalu mengawal isu kesehatan mental. Sekarang, kami memperjuangkan agar Pemprov DKI wajib memberikan fasilitas pelayanan kesehatan mental dari hulu ke hilir baik secara kuratif, preventif, promotif, maupun rehabilitatif dengan mencantumkannya secara eksplisit dalam pasal-pasal di Ranperda Siskesda,” jelasnya.

‎Menurut Elva, kesehatan mental merupakan isu yang mendasar. Pihaknya aktif mendorong pembahasan pasal-pasal tersebut dalam proses legislasi di Kebon Sirih.

‎“Masalah kesehatan mental ini merupakan isu yang fundamental. Oleh karenanya, kami di PSI bersikeras agar pasal-pasal tersebut dibahas. Karena, pasal-pasal ini terkait dengan tanggung jawab Pemprov DKI untuk turut dalam upaya penanganan kesehatan mental warganya,” ujarnya.

‎“Meskipun awalnya pihak Dinkes tidak memasukkannya, bahkan belum dengan jelas mendefinisikan apa itu kesehatan mental, tapi setelah beberapa kali berdiskusi di DPRD usulan-usulan dari kami dimasukkan untuk dibahas,” ucapnya menambahkan.

‎Adapun beberapa ketentuan yang kini diperjuangkan dalam merancang peraturan daerah (perda) yang menyangkut Siskesda itu adalah penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran perlunya kehidupan yang sehat baik secara fisik, mental, maupun sosial.

‎“Salah satunya, kami mendorong agar Pemprov DKI yang selama ini lebih menekankan kepada kesehatan fisik juga melakukan sosialisasi akan pentingnya kesehatan mental dan sosial. Kemudian, pendekatan berbasis komunitas dengan memperkuat jejaring sosial agar masyarakat bisa mendampingi dan membantu sesama warga di sekitarnya juga perlu dikembangkan,” ujar Elva PSI. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Polisi Tangkap Pria Terduga Perusak Bus Persib U-18 di Tol Batang-Semarang

Batang, OPSI.ID - Polisi menangkap seorang pria berinisial BPA...

Timnas Putri U-17 Indonesia Sempurna di Kualifikasi, Tiket Piala Asia 2027 dalam Genggaman

Jakarta, OPSI.ID - Timnas Putri U-17 Indonesia memastikan tiket...

Bus Persib U-18 Dirusak di Rest Area Batang, Potensi Sanksi untuk Persija Jadi Sorotan

Batang, OPSI.ID - Rombongan Persib U-18 dilaporkan mengalami penyerangan...

Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan PIKI Gelar Strategic PCI Meeting 2026

Jakarta - Kompleksitas kasus Penyakit Jantung Koroner (PJK) di...

Puan Minta Optimalkan Penanganan Darurat Banjir Padang: Keselamatan Warga yang Utama

Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan...

Analisis: UU Satu Data Indonesia Jadi Solusi atau Bencana

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

BP Tapera dan HIMPERRA Perkuat Realisasi FLPP Perumahan, Genjot Target 350.000 Unit pada 2026

Jakarta - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)...

Pramono Anung: Pemprov DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas Bank Jakarta dan PAM Jaya

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemerintah...

Berita Terbaru

Popular Categories